Beda Zakat, Infak, Sodaqoh



Di hari ke-16 Ramadhan ini, beberapa orang pastinya sudah menyiapkan dana untuk zakat, infak, sodaqoh yang akan diberikannya kepada yang berhak nantinya. Sebelum kita memilah dana yang akan dikeluarkan, alangkah baiknya untuk mengetahui perbedaan zakat, infak, dan sodaqoh terlebih dahulu.

Zakat

Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga. Zakat berarti mengambil sebagian harta tertentu untuk diberikan kepada orang yang berhak. 

Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al Baqarah 43)

Zakat merupakan kewajiban seorang muslim dan memenuhi syarat, seperti beragama Islam, merdeka, berakal dan baligh, dan hartanya memenuhi nisab. Adapun pembagian zakat adalah sebagai berikut:

1. Zakat Fitrah

Merupakan zakat yang berupa makanan pokok yang dikonsumsi setiap hari. Di Indonesia sendiri, zakat fitrah dikeluarkan sebanyak 2,5 kg beras.

2. Zakat Maal

Merupakan harta yang dikeluarkan oleh seorang muslim yang sudah mencapai nisab. Rumusnya : 2,5% x harta yang tersimpan selama 1 tahun. Zakat maal yang dimiliki seseorang bisa berupa emas, perak, binatang ternak, hasil pertanian , barang dagangan, dan harta Karun.

3. Zakat Profesi

Zakat profesi merupakan total gaji selama setahun dikurangi dengan jumlah pengeluaran selama setahun. Biasanya zakat profesi diqiaskan dengan emas yang setara dengan 83 gram ataupun hasil pertanian sebanyak 653 kg.

Infak dan Sodaqoh 

Berbeda dengan zakat, infak dan sodaqoh tidak diwajibkan dan termasuk Sunnah yang dianjurkan oleh Allah.

Menurut ilmu fiqih sendiri, infak berarti pembelanjaan harta muslim untuk kepentingan diri sendiri, orang lain ataupun masyarakat. Sedangkan sodaqoh sendiri hampir sama dengan pengertian infak, hanya saja lebih dikhususkan kepada pembelanjaan di jalan Allah.

Pada dasarnya, sodaqoh tidak hanya berupa uang yang dikeluarkan saja. Tetapi juga mengenai tenaga, waktu, dan pikiran yang digunakan untuk jalan Allah.

Nah, dengan memahami perbedaan zakat, infak, dan sedekah semoga menjadikan pemahaman kita mengenai perbedaan ketiganya bisa terlaksana ibadahnya. Karena bagaimanapun ketiga jenis ibadah ini akan menolong kita di akhirat sebagai penambah pahala kita buka sebagai pengurang pahala.

Comments

Popular posts from this blog

Review: Masker Beras Series Byvazo

5 Area dalam Metode Montessori

Spot Foto Ciamik di Wana Wisata Sreni