Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Menyikapi Beauty Hacks yang Sedang Tren

Gambar
Di zaman yang serba modern ini, penggunaan teknologi bisa digunakan oleh siapapun. Hanya saja, terkadang banyak disinformasi dari beragam postingan yang tersebar di media sosial.Kemudahan dalam melakukan posting, tanpa ada filter untuk menyaring apapun seringkali menjadikan postingan tersebut trending. Apalagi jika hal yang dilakukan menghasilkan dampak bagi dirinya sendiri. Bukan tak mungkin hal tersebut ditiru oleh orang lain. Hal ini juga berlaku di dunia kecantikan. Banyak hacks di bidang kecantikan yang populer dan ternyata juga diikuti oleh yang lain. Hanya saja, tidak semua hacks yang ada bisa menimbulkan dampak yang baik di kulit wajah kita.Beberapa Contoh Beauty HacksKemudahan mengakses teknologi memunculkan banyak beauty hacks yang dilakukan oleh beauty enthusiast. Biasanya lebih banyak tersebar di Instagram maupun TikTok. Nah, beberapa beauty hacks yang populer di antaranya.Oil plugsBeberapa akhir ini populer dengan hacks mengenai oil plugs. Caranya adalah dengan menggunaka…

Bukan di Zaman Kegelapan

Gambar
Apa yang terjadi jika hak-hak wanita tak ada yang memperjuangkan? Pastinya seorang wanita akan sulit berkembang dan bahkan akan terkungkung dalam rumah. Hal ini tentunya akan membuat kita sebagai seorang wanita merasa tidak bebas dan sulit untuk mengekspresikan diri.Saya bersyukur berada di zaman sekarang ini yang memberikan kesempatan seorang wanita untuk memperoleh hak yang sama dengan seorang pria. Jika dulu sebelum Rasulullah lahir, anak yang terlahir perempuan harus dibunuh, sekarang sudah tidak ada lagi. Inilah nikmat hidup menjadi seorang wanita yang dulunya dianggap tidak berguna.Pun saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda. Dulu, wanita tidak diperbolehkan mengenyam pendidikan dan hanya menjadi 'kanca wingking'. Berkah perjuangan RA Kartini untuk mengubah paradigma seorang wanita, saya merasa bersyukur bisa mengenyam pendidikan dan belajar hingga sekarang.Merdeka Mendidik AnakPendidikan sejatinya menjadi lampu penerang untuk melenyapkan kebodohan. Tak hanya bisa dida…

Gerakan Peduli Hipertensi untuk Indonesia Sehat

Gambar
Hipertensi  merupakan penyakit tidak menular yang kini tak hanya diderita oleh orang lanjut usia saja. Bahkan kini, hipertensi sudah ditemukan kasusnya pada anak. Tak hanya membahayakan bagi diri sendiri, kasus hipertensi pada ibu hamil juga dapat berakibat fatal bagi janin yang dikandung.Dampak dari hipertensi tak hanya merusak jantung saja, tetapi juga organ lain, seperti ginjal dan otak. Bahkan tekanan darah tinggi juga bisa menyerang seluruh organ tubuh yang memiliki alirah darah.Kalau dilihat dari komplikasi yang ditimbulkan, pastinya sangat berbahaya untuk tubuh. Bahkan, hipertensi termasuk ke dalam penyakit mematikan di dunia. Hal ini tentunya harus dicegah agar penyakit yang termasuk dalam the silent killer ini tidak dapat menyerang diri kita.Apakah hipertensi dan mengapa disebut the silent killer?Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah dalam tubuh lebih dari 140 mmHg (sistolik) dan lebih dari  90 mmHg (diastolik) pada saat istirahat.Kondisi ini memungkinkan te…

Upaya Pelestarian Hutan Melalui Adopsi Hutan

Gambar
Di saat musim kemarau biasanya kita akan disuguhkan dengan berita kebakaran hutan yang menimbulkan bencana polusi udara hingga ke negara tetangga. Selain dapat menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan, kebakaran hutan juga mengancam kelangsungan populasi flora dan fauna yang ada. Tentunya, hal ini perlu ditangani secara bersama-sama agar keanekaragaman hayati yang ada di hutan tetap lestari.Saya pun merasa miris terhadap kebakaran hutan yang setiap tahunnya melanda hutan-hutan di Indonesia. Parahnya, kondisi ini juga dirasakan oleh penghuni hutan tersebut. Ditayangkan di channel YouTube Panji Petualang, Panji yang merupakan seorang pecinta reptil pernah melakukan vlogging di sebuah hutan yang tidak disebutkan nama daerahnya. Di hutan tersebut ternyata ada sumber api yang membakar pepohonan dan daun-daun kering yang ada di tanah. Mirisnya, meskipun secara langsung yang terdampak ada flora tersebut, ternyata fauna yang ada di hutan tersebut pun terkena dampaknya. Dalam vlog tersebut a…

'Tilik' dan Budaya Jawa

Gambar
Bu Tedjo dalam film indie 'Tilik' kini menjadi perbincangan yang hangat di kalangan para pengguna media sosial. Menjadi trending di beberapa media sosial, tokoh Bu Tedjo menjadi ikonik bagi para emak-emak yang natural dan banyak ditemui di sekitar kita.Alur cerita dalam film ini disuguhkan secara mengalir dengan jalan cerita yang mirip dengan aktivitas ibu-ibu sehari-hari. Tak hanya jalan ceritanya saja yang menarik, pemeran tokoh pada film ini juga benar-benar seperti nyata di kehidupan sebenarnya.Berkisah tentang perjalanan untuk mengunjungi Bu Lurah yang tengah terbaring sakit di Rumah Sakit ini memiliki cerita yang unik. Para ibu yang berbondong-bondong mengunjungi rumah sakit ini mulai kasak-kusuk dalam perjalanannya. Meski hanya menaiki truk bak terbuka, suasana khas ibu-ibu kalau kumpul pun sangat terasa.Hingga kemudian, Bu Tedjo memulai pembicaraannya untuk mengghibah salah satu warga desanya. Ternyata, jika hal tersebut juga ditimpali oleh ibu yang lain dan menjadi se…

Bijak dan Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital

Gambar
Di zaman yang sekarang ini, seringkali kita mendengar pemberitaan mengenai kasus remaja yang terkena pidana akibat tindakan absurd-nya. Mungkin terdengar menggelikan bagi kita. Tetapi, justru aktivitas tersebut membuat para remaja tertantang untuk melakukan hal yang sama, hanya untuk membuat trending dan popularitas semata.
Selain karena adanya krisis idealisme remaja, perkembangan teknologi juga menjadi alasan untuk tetap tampil eksis. Apalagi, sekarang sudah banyak media sosial yang bisa digunakan sebagai ajang untuk tampil lebih populer. Kondisi ini tentunya perlu diluruskan. Apalagi kini banyak predator seks yang mengancam generasi muda melalui dunia digital.
Tanggal 14 Agustus 2020 lalu, saya berkesempatan mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Webinar ini mengusung tema "Mengisi Kemerdekaan dengan Postingan Positif" dengan narasumber, Kang Maman Suherman, Teh Ani Berta, dan Mbak Amy Kamila.


Media Sosial di …

Upaya Mengenal Diri Sendiri, Merdeka Belajar

Gambar
Setengah tahun ini adakah yang merasa kebingungan harus mengajar anak sendiri di rumah?Meski saat pandemi covid-19 ini sistem pembelajaran diganti menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tetapi, beberapa orang tua banyak yang mengeluhkan bingung dan stres menghadapi tugas sekolah anak, terutama untuk orang tua yang memiliki anak usia SD.Pada dasarnya sendiri, sistem pembelajaran di sekolah lebih banyak menguntungkan bagi anak dengan gaya belajar visual maupun auditori. Berbeda dengan anak yang cenderung memiliki gaya belajar kinestetik, ruangan kelas menjadi batas yang mengekang proses belajarnya.Adanya pembelajaran jarak jauh seharusnya menjadi kesempatan bagi orang tua untuk menggali lagi diri anak mengenai gaya belajar hingga kecenderungan minat bakatnya. Terlebih bagi anak usia SD, momen ini agar dimaksimalkan karena menjadi masa emas untuk fitrah bakatnya.Dengan belajar di rumah, sejatinya menjadi momen untuk merdeka belajar. Dalam artian, anak bebas menentukan metode belajar yang…

MPASI Homemade vs MPASI Instan, Mana yang Lebih Baik?

Gambar
Semakin berkembangnya teknologi ternyata banyak sekali media info yang bisa kita gunakan, termasuk salah satunya adalah penggunaan media sosial. Tetapi, ternyata jika tidak digunakan dengan bijak, media sosial bisa menjadi pemicu keretakan hubungan pertemanan bahkan persaudaraan. Hmmm....Harusnya sih, semakin banyak ilmu yang kita dapet, pengetahuan juga makin bertambah. Tentulah, harusnya sih ya adab bermedia sosial perlu dikedepankan.Tetapi, ternyata malah semakin banyak perseteruan di media sosial hanya karena salah satu isu. Nah, yang paling banyak disoroti oleh mamah-mamah muda adalah topik-topik yang bersinggungan dengan mom war.Topik ini banyak sekali yang memperdebatkan. Mulai dari melahirkan normal vs melahirkan SC, working momvsfulltime mom,  ASI vs sufor, MPASI homemade vs MPASI Instan, hingga pemilihan gendongan dan banyak yang menjadi tim A, tim B, ataupun tim-tim lainnya.Saya sendiri sebenarnya heran, mengapa hal tersebut masih sering diperdebatkan hingga masa sekarang. …

Rekomendasi Toko Kosmetik Lokal Shopee

Gambar
Siapa yang lebih suka belanja online? Meskipun mudah, belanja online juga terkadang memiliki risiko barang yang didapat KW ataupun tidak original. Hal ini tentunya akan membuat kita kecewa, apalagi barang yang dibeli digunakan sehari-hari dan masuk ke dalam tubuh.
Saya pun termasuk orang yang suka berbelanja online. Tinggal rebahan dan barang akan datang di kemudian harinya. Apalagi beberapa barang, seperti kosmetik masih susah ditemukan di daerah saya.
Untuk mengantisipasi dapat barang yang KW, biasanya saya membeli kosmetik di website terpercaya, seperti Sociolla. Tetapi, terkadang kalau hanya butuh 1/2 produk, saya berbelanja di Shopee.
Dulunya, di Shopee masih sangat jarang official store beberapa merek yang ingin saya beli. Alhasil, saya membeli kosmetik di beberapa toko terpercaya di Shopee. Nah, inilah beberapa toko kosmetik lokal Shopee yang menjadi langganan saya yang berbelanja online.
Favor Beauty Supplies

Toko online ini menjual beragam merek kosmetik dengan harga murah. Berlok…

All About MPASI (2)

Gambar
Mengenai MPASI memang perlu update ilmu. Jika saat anak pertama banyak beredar info mengenai penggunaan garam dan gula, kini info MPASI pada anak kedua pun menjadi tambahan info MPASI agar anak terhindar dari malnutrisi.
Apakah menu tunggal dianjurkan untuk awal MPASI?
Saat anak pertama, saya menerapkan MPASI tunggal di 14 hari pertama MPASI. Dulunya saya tahu ini adalah anjuran dari WHO. Ternyata, hal ini tidak sepenuhnya benar.
Saat anak berusia 6 bulan, kebutuhan nutrisinya meningkat dan ASI tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Satu-satunya cara untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak adalah dengan memberikan MPASI.
Kebutuhan nutrisi tersebut tentunya tidak bisa dipenuhi oleh MPASI menu tunggal. Dan anak sudah harus diberikan MPASI dengan nutrisi lengkap atau menu 4 bintang.
Apakah yang dimaksud dengan menu 4 bintang?
Jika pada orang dewasa berlaku 'piring makanku', pada anak usia 6-24 bulan berlaku menu 4 bintang. 
Pada dasarnya, konsepnya adalah sama dengan me…