Ngeblog dan Berpikir Kritis, Adakah Hubungannya?

Gambar
Terkadang saya sering memikirkan bagaimana cara agar tetap produktif dalam membuat postingan di blog. Apalagi saat buntu dalam memikirkan ide untuk konten, bisa lebih dari seminggu tidak update dan inilah yang membuat malas untuk menulis kembali.Tapi, kalau blog yang sudah dibuat ini tak ada isinya. Lantas, hampir mirip dengan rumah tak lagi dihuni kali ya? Ya, jangan sampai dihuni sarang laba-laba deh ya.Salah satu yang paling sulit dalam membuat postingan di blog adalah memikirkan tema yang akan dibuat. Bagi pemilik blog yang sudah memiliki 1 niche mungkin agak ringan kali ya untuk menentukan satu postingan yang akan dibuat, meski kadang juga pasti mengalami writers block juga.Tetapi, bagi yang masih memiliki niche campuran, membuat postingan di blog pastinya membutuhkan postingan yang fresh. Nah, salah satunya adalah dengan mengungkapkan opini berdasarkan hal yang kita sukai.Beropini bukanlah perkara yang mudah. Dengan beropini berarti melatih kita untuk berpikir kritis pada salah …

Peran Ayah dan Ibu dalam Pendidikan Seksualitas



Peran ayah dan peran ibu sangat berpengaruh terhadap kehidupan seksualitas anak. Mereka bukan hanya paham terhadap jenis kelamin yang dimiliki, tetapi mereka juga mampu menjadi ibu dan ayah bagi anaknya kelak.

Peran ayah dan peran ibu tak dapat ditukar. Ayah berperan sebagai orang yang maskulin dan ibu cenderung feminin. Memang dalam masyarakat banyak kasus yang tertukar peran dalam rumah tangganya. Maka dari itu penting bagi orangtua untuk mendidik anaknya sejak dini, agar mereka siap menjadi ayah atau ibu kelak.

Ketika belum bisa berperan sebagai ayah/ibu

1. Kita sadar bahwa kita belum menjalankan. Menyadari ini penting, krn sebagai titik awal kita utk berbenah diri. 

Jika kita tidak menyadari bahwa belum berjalan dg baik peran ayah dan ibu, maka kesempatan utk berbenah diri juga tidak akan muncul.

2. Berdiskusi intens dengan pasangan, menggali kembali peran2 yang bisa dimainkan dalam keluarga, sambil menimba ilmu. Bisa bersilaturahim dengan orang2 yang kita anggap sudah benar2 menjalankan peran ayah dan bunda.

Tiap hari ngobrol sambil bawa camilan tentang berbagi peran dalam mendidik anak, sesuai perannya.

3. Terus berdoa dan memohon pada Allah agar diberikan petunjuk dan dimudahkan untuk menemukan dan menumbuhkan fitrah anak-anak serta menjalankan peran kita sesuai dengan yang telah Allah instalkan pada kita.

Ibu si Raja Tega

Menurut ust Harry Santosa
, ayah dan ibu tetap harus berperan sesuai dengan fitrah perannya, dan tidak bisa ditukar. Baik ayah maupun ibu sudah ada pembagian perannya masing-masing dalam menumbuhkan fitrah anak-anaknya. Tentunya apabila ada ketimpangan, fitrah anak-anakpun tidak tumbuh optimal.

untuk mengembalikan peran ayah dan Ibu, saran beliau adalah mencari guru atau mentor yang feminin bagi ibu, dan yang maskulin bagi ayah. Harapannya kita dapat belajar menjadi lebih feminin atau maskulin sesuai dengan fitrah kita sehingga sifat keibuan dan keayahan pun dapat terbentuk.

Tentunya hal ini harus dikomunikasikan dengan baik kepada pasangan, karena tidak mungkin kita berubah sendirian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Shopee

Review: Masker Beras Series Byvazo

Scadix, Obat Scabies Kucing