Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Penderita Kusta? Haruskah Dijauhi?

 


Kusta? Apa yang ada di pikiran jika mendengar kata tersebut? Beberapa orang mungkin banyak berpikiran, jika kusta merupakan penyakit kuno atau justru banyak yang berpikiran jika kusta ini adalah penyakit kusta. Bahkan mungkin banyak yang belum familier dengan penyakit ini.

Kusta atau lepra sendiri merupakan penyakit infeksi yang menyerang jaringan kulit hingga pernapasan. Meskipun penyakit ini menular melalui udara, ternyata penularannya butuh waktu yang lama, tergantung intensitas kontaknya. Penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae ini ternyata bisa membuat penderitanya mengalami kecacatan, jika tidak tertangani dengan baik.

Tinggal di daerah yang pernah dikategorikan sebagai daerah endemis kusta membuat saya sering menemukan diskriminasi terhadap penderita kusta. Bahkan hingga sekarang pun stigma negatif terhadap penderita kusta masih banyak di masyarakat.

Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangan

Tidak ada yang sia-sia dengan kehidupan seseorang di dunia. Ketika mengalami cobaan untuk menderita penyakit tertentu, bahkan harus mengalami kecacatan, dunia bukanlah akhir segalanya. Masih banyak potensi yang bisa digali dan harus dikembangkan. Tentunya, setiap orang juga memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan.

Apakah memang penderita kusta di Indonesia masih ada?

Tentunya masih ada. Kemenkes mengungkapkan, di tahun 2020 prevalensi kusta di Indonesia dilaporkan sebanyak 16.704 kasus. Mirisnya, kini penularan kusta cenderung lebih banyak diderita oleh anak yang berusia di bawah 15 tahun. Kondisi ini tentunya sangatlah memprihatikan. Apalagi di usia anak ini, mereka memiliki masa depan dan masih berada di bangku sekolah yang cenderung bisa menularkan kusta ke temannya.

Hal ini tentunya menjadi perhatian serius. Pasalnya, jika tidak dilakukan penanganan yang baik, penderita kusta bisa mengalami kehilangan jari tangan yang akan membuat penderita kesulitan beraktivitas, terutama untuk sekolah.

Di Indonesia sendiri angka disabilitas usia 5 hingga 24 tahun mencapai 5 juta jiwa. Angka ini tentunya cukup banyak, terutama di usia produktif ini banyak hal yang bisa dikembangkan jika dalam kondisi normal.

Apakah ada dukungan terhadap penderita kusta?

Kusta di Indonesia menjadi perhatian khusus oleh pemerintah. Bahkan di tahun 2024 sudah dicanangkan program eliminasi kusta. Program ini tentunya perlu mendapat dukungan dari beberapa pihak, terlebih kasus baru, diskriminasi, dan stigma mengenai kusta masih tinggi di masyarakat.

NLR Indonesia, organisasi non pemerintah yang fokus menanggulangi kusta. Organisasi ini melakukan pendampingan kepada penderita kusta, edukasi ke masyarakat, hingga membuat konseling sebaya di tingkat sekolah. NLR sendiri juga mendukung penderita kusta agar tidak menyebabkan kecacatan pada penderitanya.

Tidak hanya organisasi non pemerintah saja, perusahaan PT Botanina Hijau Indonesia juga memberikan ruang khusus bagi penyandang disabilitas untuk bisa berkarya dan bekerja di perusahaan ini. Tentunya hal ini sangat positif, karena setiap orang memiliki skill yang berbeda dengan yang lain. Perusahaan ini mengusung konsep inklusi, dimana semua orang bisa berpartisipasi dan berkarya.

Bagaimana cara mendukung para penderita kusta?

OYPMK (Orang yang pernah menderita kusta) biasa disebut memerlukan dukungan dari beberapa pihak. Terlebih, banyaknya kasus baru kusta pada anak dan remaja tentunya menjadi hal penting yang harus diperhatikan.

Tanggal 12 Agustus sendiri diperingati sebagai hari remaja internasional (International Youth Day). Momen ini tidak hanya diperuntukkan bagi remaja dengan kondisi yang normal, tetapi juga untuk remaja penyandang disabilitas.

Kondisi cacat tentunya bukan menjadi kondisi yang diinginkan setiap orang. Support system menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung mental para remaja ini. Hal ini dikarenakan banyaknya stigma negatif dari masyarakat yang kemudian menimbulkan adanya diskriminasi kepada para disabilitas karena kusta.

Widya Prasetyanti (Manager Program Development dan Quality NLR Indonesia) mengungkapkan jika seluruh aspek harus dikerjakan bersama, karena ini menyangkut kemanusiaan. Jadi, bisa dikatakan untuk mendukung penderita kusta tidak hanya fokus pada perawatannya saja, tapi juga pendampingan untuk bisa beraktualisasi diri serta membuka diri dimanapun berada. Inilah yang dinamakan dengan pendekatan twin track (jalur ganda).

Untuk mendukung hal ini NLR Indonesia juga bekerjasama dengan organisasi terkait, puskesmas, dinas kesehatan, dan rumah sakit. Dengan adanya dukungan dari NLR inilah para penderita kusta tidak lagi minder ataupun takut untuk berkarya dan bersosialisasi dengan sekitar.



Penguatan kapasitas diri, peer counseling, dan mempersiapkan softskill untuk siap bekerja juga menjadi upaya pendampingan penderita kusta yang dilakukanoleh NLR Indonesia. Hal ini sangat bermanfaat bagi para penderita kusta.

Program SUKA (Suara untuk Kusta) juga diadakan di kampus untuk menyadarkan civitas akademika kampus untuk lebih sadar tentang penyakit kusta ini. Program ini membuka ruang untuk para mahasiswa untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas dan kampus mengetahui penyakit kusta.

Agustina Ciptarahayu (founder dan CEO PT Botanina Hijau Indonesia) juga memperkerjakan disabilitas untuk bekerja di perusahaannya. Mbak Tina mengungkapkan jika disabilitas juga memiliki bakat yang perlu digali. Botanina juga mengadakan magang dan mengadakan pelatihan untuk mengetahui skill yang dimiliki. Botanina juga memberikan ruang untuk para disabilitas menjadi lebih mandiri dengan kemampuannya.

Meskipun keberadaan penderita kusta sering diabaikan. Tetapi ternyata mereka tetap bisa berkarya seperti yang lain. Dukung selalu mereka dan hindari stigma negative pada diri penderita kusta dan penyandang disabilitas.


Sumber:

Live Youtube channel Berita KBR dengan judul “Yang Muda yang Progresif, untuk Indonesia Inklusif ‘ tanggal 24 Agustus 2021.

Rahasia Tetap Aktif Saat di Rumah Saja

Di masa pandemi seperti ini menjaga kesehatan tubuh sangatlah penting. Hal ini agar imunitas tubuh tetap terjaga dan tubuh tidak mudah tertular penyakit. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi seimbang dan tetap melakukan aktivitas fisik. Jadi, sudah tidak ada alasan untuk tidak bergerak meski di rumah saja bukan?

Mager atau malas gerak mungkin menjadi penghambat bagi beberapa orang. Terlebih di masa pandemi seperti ini olahraga hanya bisa dilakukan hanya di rumah saja. Meskipun fasilitas yang tersedia terbatas setiap keluarga, ternyata melakukan aktivitas fisik perlu ditingkatkan agar kebugaran tubuh tetap terjaga selama pandemi.

Untuk mendukung aktivitas fisik di rumah saja, Anlene kini meluncurkan produk susu terbaru yang bermanfaat untuk kesehatan tulang, otot, dan sendi. Diharapkan dengan mengonsumsi Anlene, tubuh menjadi lebih aktif dan saat melakukan aktivitas fisik menjadi lancar.

Acara peluncuran produk baru Anlene sendiri diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 1 Agustus 2021 melalui platform Zoom dan YouTube. Pada peluncuran produk terbaru Anlene ini dihadiri oleh narasumber Rhesya Agustine (Marketing Manager Anlene, PT Fonterra Brands Indonesia), Haryadi Raharjo (Scientific and Nutrition Manager, PT Fonterra Brands Indonesia), dan Liliyana Natsir (Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016) yang dipandu oleh Tommy Prabowo.


Menjaga Tubuh Tetap Aktif di Masa Pandemi

Tak dapat dipungkiri jika di masa pandemi ini aktivitas seseorang lebih banyak diam saja. Jika hal ini terus-menerus terjadi, tentunya banyak masalah kesehatan yang bisa dialami, salah satunya risiko terjadinya penyakit degeneratif. Tentunya, hal ini perlu diperhatikan, agar kesehatan tetap terjaga bukan?

Bekerja dari rumah (work from home) seringkali menjadi alasan rendahnya aktivitas fisik seseorang. Bekerja yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan laptop atau gawai tentunya akan menurunkan aktivitas fisik yang biasanya dilakukan sebelum pandemi.

Agar aktivitas fisik tetap terjaga meski hanya di rumah saja, tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Selain untuk menjaga kesehatan secara umum, bergerak aktif juga menjadi salah satu self care yang bisa dilakukan meski hanya di rumah saja.

Menurut Haryadi Raharjo (Manager Fontera Brands), menyebutkan jika dengan bergerak aktif, meskipun di rumah saja, kita telah berhasil mengapresiasi diri sendiri untuk tetap sehat dan bugar, demi meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini tentunya penting dilakukan di masa pandemic seperti ini agar tubuh tetap sehat dan terjadi dari infeksi covid-19.

1.      Lakukan gerakan ringan

Hal yang penting untuk menjaga tubuh tetap aktif adalah dengan melakukan gerakan ringan setiap hari, bisa melakukan stretching di pagi hari ataupun berolahraga ringan di rumah. Beberapa olahraga yang bisa dilakukan di rumah, seperti yoga ataupun senam juga bisa menjadi pilihan agar tubuh tetap aktif dan menjadi lebih bugar.

Bagi para ibu rumah tangga, tentunya juga tetap bisa memiliki tubuh yang aktif. Jika mengerjakan seluruh aktivitas rumah tangga dan sulit membagi waktu untuk berolahraga, bisa melakukan aktivitas fisik sekaligus untuk membersihkan rumah, seperti mengepel dengan berjongkok.

Meskipun hanya bisa melakukan gerakan ringan, ternyata gerakan yang dilakukan ini bisa menjadi investasi kesehatan di masa yang akan datang. Tak hanya mencegah beberapa penyakit degeneratif, tetapi juga bisa membantu meningkatkan angka harapan hidup.

2.      Kurangi gangguan aktivitas yang memicu perilaku sedentary atau mager

Di masa pandemi pastinya banyak aktivitas yang hanya dilakukan di rumah saja. Nah, ternyata ketika waktu lebih banyak digunakan untuk menatap laptop, mengakses gawai, ataupun tiduran secara terus-menerus akan membuat kebiasaan sedentary atau kegiatan di luar waktu tidur yang mengeluarkan kalori <1.5METs.

Di masyarakat sendiri, perilaku sedentary ini biasa lebih dikenal dengan mager atau males gerak. Jika hal ini terus-menerus dilakukan tentunya akan memicu risiko obesitas.

3.      Buang rasa malas

Hal terpenting yang perlu diperhatikan agar tetap aktif meski di rumah saja adalah dengan membuang rasa malas saat akan beraktivitas. Terkadang memang hal ini cukup susah untuk dilakukan, tetapi jika sudah ada tekad tentu untuk bias bergerak aktif di rumah akan lebih mudah dilakukan.

Ternyata nutrisi yang dikonsumsi berperan penting untuk bisa bergerak aktif. Selain bisa didapatkan dari makanan yang sudah dikonsumsi, mengonsumsi susu juga penting untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian.  Nah, kini Anlene sudah meluncurkan produk terbarunya untuk mendukung kesehatan tulang, otot, dan sendi, yaitu Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X.

Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X

Untuk mendukung gerak aktif, Anlene mempersembahkan produk terbaru yang dapat menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi. Produk terbaru Anlene ini bisa dipilih sesuai kebutuhan dengan kandungan kalsium yang tinggi.

Kandungan nutrisi pada produk terbaru Anlene ini tentunya diformulasikan khusus untuk memperkuat tulang, melenturkan sendi, dan menjaga fleksibilitas otot tubuh. Dengan mengonsumsi Anlene akan membantu bergerak aktif menjadi lebih bebas.

Nah, jika banyak yang berpikiran Anlene hanya dikonsumsi oleh usia di atas 40 tahun, tentunya hal ini tidaklah benar. Anlene bisa dikonsumsi mulai usia 20-an tahun untuk memelihara kesehatan tulang, sendi, dan otot sejak dini. Agar tidak salah dalam memilih varian Anlene terbaru, berikut perbedaan Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X.



1.      Nutrisi yang terkandung

Anlene memiliki kandungan nutrisi yang mampu mencukupi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Untuk memilih produk Anlene yang tepat, perlu diperhatikan kandungan nutrisi dari Anlene Actifit 3X maupun Anlene Gold 5X.



Anlene Actifit 3X mengandung kalsium tinggi yang membantu pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi. Selain itu, ada juga kandungan protein untuk menjaga kekuatan otot dan memperbaiki jaringan tubuh. Ada juga kandungan vitamin B6 yang menjadi faktor metabolisme energi dan pembentukan jaringan.

Anlene Actifit 3X juga mengandung kolagen dan vitamin C yang membantu pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen, serta menjaga kelenturan sendi. Perlu diketahui jika sendi merupakan jaringan kolagen.

Sedangkan untuk Anlene Gold 5X juga terdapat kandungan tinggi kalsium, kolagen, protein, vitamin C, dan vitamin B6. Selain itu. Anlene Gold 5X juga mengandung kalium yang mampu menjaga tekanan darah tetap normal. Selain itu, ada juga kandungan asam folat dan vitamin B12 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan sirkulasi darah dan pembentukan sel darah merah.

Anlene Gold 5X juga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Anlene Gold 5X mengandung gula dari susu (tanpa tambahan gula) yang aman untuk menjaga kadar gula darah. Selain itu, varian Gold 5X ini juga rendah kolesterol dan mengandung serat dengan oat 0.4% yang dapat menjaga kadar kolesterol darah.

2.      Manfaat produk

Anlene mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan tulang, otot, dan sendi. Inilah yang membuat Anlene mampu mendukung gerak aktif tanpa khawatir ada masalah saat bergerak ataupun ada risiko cedera.

Nutrisi pada Anlene juga mampu memelihara kesehatan tubuh. Hal ini penting agar tubuh tetap sehat dan bugar selama pandemi. Beda Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X juga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Jika mengidap atau memiliki risiko penyakit diabetes dan memiliki kadar kolesterol tinggi, ada baiknya untuk mengonsumsi Anlene Gold 5X.

3.      Formulasi khusus

Anlene diformulasikan dengan kandungan Movemax yang mengandung nutrisi superior. Konsumsi Anlene sesuai saran penyajian akan membantu menjaga kesehatan tulang, kelenturan sendi, dan kekuatan otot agar tetap aktif bergerak sepanjang hari.

Anlene Mengadakan Kompetisi #JadiAtletDirumah

Untuk mendukung masyarakat Indonesia hidup sehat dan tetap bergerak aktif, Anlene mengadakan kompetisi #JadiAtletDirumah. Jadi, meski pandemi tidak bisa berolahraga di luar rumah, tetap bisa melakukan gerak aktif di rumah. Apalagi event car free day yang seringkali dijadikan ajang masyarakat untuk melakukan olahraga secara rutin juga tidak terselenggara.

Selain sebagai self care, kompetisi #JadiAtletDirumah juga sebagai upaya untuk mendukung para atlet Indonesia yang sedang berlaga di Tokyo 2020. Anlene mendorong masyarakat untuk berlari, berjalan, dan melompat di rumah sebagai upaya bergerak aktif di masa pandemi.

Cara mengikuti kompetisi ini juga cukup mudah. Hanya dengan mengunggah video berlari, berjalan, dan melompat di akun Instagram pribadi. Untuk informasi lengkap mengenai kompetisi #JadiAtletDirumah bisa langsung kunjungi akun @anlene.indonesia. Selain sehat dan membuat tubuh jadi lebih bugar, bisa dapat kesempatan juga memenangkan beragam hadiah dari Anlene. Periode kompetisi dari tanggal 23 Juli 2021 sampai 8 Agustus 2021.

Menariknya, Anlene juga menyediakan pemeriksaan mobilitas gratis yang bisa diakses di laman http://anlenemovecheck.com/ secara gratis. Caranya hanya dengan mengikuti kuis pemeriksaan gerakan Anlene, alat khusus untuk menilai mobilitas dengan melakukan gerakan fisik sederhana. Sangat mudah bukan?

Meski masih dalam situasi pandemi, jangan jadikan alasan untuk selalu mager ya di rumah? Yuk bergerak aktif dengan berlari, berjalan, dan melompat untuk tubuh tetap sehat dan bugar. Jangan lupa untuk selalu konsumsi susu Anlene setiap harinya.

Bahan Alami untuk Meningkatkan Kualitas Tidur



Pernah tidak sih merasa kelelahan setelah bangun tidur? Atau malah sulit tidur ketika terbangun di malam hari?

Kondisi ini tentunya sangat mengganggu, apalagi jika di keesokan harinya banyak aktivitas yang harus dilakukan. Selain pekerjaan tidak cepat selesai, hasil pekerjaan juga menjadi tidak maksimal.

Saya pun sering mengalami hal ini. Apalagi ketika anak bangun tengah malam ataupun saat rewel. Rasa lelah memang dirasa, tapi untuk tidur kembali sangatlah susah. Inilah yang kemudian membuat saya merasakan lelah dan sering mengantuk di pagi hari.

Nah, tanggal 18 Juni 2021 kemarin saya berkesempatan mengikuti webinar dari Deltomed mengenai "Kesehatan dan Produktivitas Dimulai dari Tidur Berkualitas". Di sinilah saya kemudian tahu bagaimana meningkatkan kualitas tidur agar kesehatan tetap terjaga.

Jangan samakan kualitas tidur dan kuantitas tidur

Hal inilah yang perlu diperhatikan ketika sedang tidur. Seiring bertambahnya usia seseorang, kuantitas tidur menjadi semakin berkurang. Meski begitu, tetap tidak boleh diabaikan, apalagi jika harus menjadi suatu kebiasaan.

Jika ternyata masih kesulitan untuk mengatur waktu tidur, setidaknya harus bisa memaksimalkan kualitas tidur setiap harinya. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penanda seseorang untuk dikatakan mengalami tidur berkualitas :

1. Bisa tertidur dalam 30 menit

2. Terbangun tanpa terbangun atau 1 kali bangun di malam hari dan bisa tidur kembali dalam waktu kurang dari 20 menit.

Mengapa harus memperhatikan kuantitas dan kualitas tidur?

Sebagai seorang ibu rumah tangga, pagi hari menjadi waktu penting untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah. Kondisi ini tentu harus didukung dengan tubuh yang bugar dan tidak mudah lelah.

Jika di malam hari hanya tidur sebentar dan tidak berkualitas, pastinya akan ada dampaknya. Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan kuantitas dan kualitas tidur.

1. Sistem imun

Jangan sepelekan kuantitas dan kualitas tidur, terlebih di masa pandemi seperti ini. Imunitas tubuh harus tetap terjaga agar tidak mudah tertular virus covid-19.

Jika kuantitas dan kualitas tubuh menurun, sistem imun juga akan menurun. Inilah yang kemudian membuat tubuh rentan terhadap penyakit.

2. Risiko kecelakaan

Sering mendengar bukan, jika banyak kecelakaan yang terjadi karena supir mengantuk? Nah, inilah yang perlu diperhatikan saat berkendara. Jika tubuh merasa lelah dan mengantuk agar tidak memaksakan diri untuk membawa kendaraan.

3. Working memory

Tak hanya mengganggu pekerjaan yang sedang dilakukan, ternyata jika kurang tidur juga bisa menurunkan tingkat kognitif dan working memory sebanyak 35%. Inilah mengapa ketika akan bekerja atau belajar perlu tidur cukup.

4. Kesehatan kulit

Kurang tidur ternyata bisa memicu penuaan dini. Agar kesehatan kulit terjaga, baiknya menjadi jam tidur dan tidur harus berkualitas.

5. Mood

Pernah gak bisa ingin marah-marah terus setiap harinya? Bisa jadi hal ini karena kurang tidur di malam hari. Ketika tidur kurang atau tidak berkualitas, mood juga akan menurun lho?

5. Kebiasaan makan

Perlu diketahui jika ternyata kualitas dan kuantitas tidur yang buruk akan membuat selera makan terhadap junk food menjadi meningkat. Hal ini perlu diwaspadai, karena junk food bisa memicu beragam risiko penyakit, seperti penyakit degeneratif.

Tidur berkualitas berpengaruh melawan covid-19

Tidur berkualitas dan tidur cukup akan membantu meningkatkan imunitas tubuh. Berdasarkan survey SleepHelp.org diketahui bahwa sebanyak 22% orang kualitas tidurnya buruk karena kecemasan, stres, dan ketakutan karena covid-19. Inilah yang kemudian dinamakan sebagai covidsomnia atau Coronasomnia.

Tak hanya dialami orang yang terkena atau belum pernah sama sekali terkena covid-19, ternyata sindrom susah tidur juga menjadi masalah bagi post covid atau long covid. Mereka masih mengalami kesulitan tidur, meski sudah dinyatakan sembuh dari covid-19.

Ketahui penyebab susah tidur

Tentunya ketika merasa tidur susah harus mengetahui penyebab susah tidur. Hal ini agar lebih mudah dalam mengatasi kesulitan tidur.

1. Gangguan fisik, seperti sakit kepala, nyeri perut, nyeri sendi

2. Gangguan psikologik, seperti stres dan depresi

3. Isu medic, seperti sleep apnea

4. Genetik, seperti narkoleptic

5. Faktor usia, lansia lebih banyak mengalami gangguan tidur.

6. Obat-obatan

7. Gangguan lingkungan, seperti suara bising atau lampu tidur terlalu terang.

8. Bekerja di malam hari

Herbal untuk mengatasi gangguan tidur

Untuk bisa mengatasi gangguan tidur, ternyata sudah ada herbal yang membantu pikiran menjadi lebih rileks. Pastinya dengan menggunakan herbal, tidur bisa membaik.

1. Passion flower

Tumbuhan asal Amerika Serikat (Florida - Texas) ini ternyata mampu meningkatkan kualitas tidur. Kandungan alkaloid pada bunga ini mampu melemaskan otot dan memiliki efek sedatif. Selain itu, ada juga kandungan flavonoid yang memiliki efek antiradang, sedatif, dan antispasmodik. Bunga ini juga mengandung crysin yang membantu menjaga kadar hormon testosteron.

2. Valerian

Ternyata akar valerian juga bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur. Herbal ini berasal dari Eropa dan Asia Barat yang mengandung minyak atsiri, asam valerenat dan alkanoid.

3. Jahe

Herbal ini tentunya tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Jahe mampu menghangatkan badan dan mampu memperlancar sirkulasi darah.

Antangin Good Night, Solusi Atasi Sulit Tidur

Meskipun sudah ada herbal untuk mengatasi sulit tidur, tapi ternyata herbal tersebut tidak mudah untuk ditemukan. Selain itu, untuk meraciknya juga bukan hal mudah.

Untungnya, sekarang sudah ada Antangin Good Night yang bisa digunakan untuk mengatasi sulit tidur. Obat herbal ini mengandung passion flower, valerian, jahe, myristica, dan sembung.

Herba ini juga aman dan sudah teruji BPOM. Untuk bisa menggunakan herbal ini setidaknya harus berusia 12 tahun ke atas.

Nah bagaimana dengan cara mengatasi sulit tidur ala kamu?

Cara Menjaga Kesehatan Kewanitaan Saat Menstruasi



Sebagai seorang wanita yang sudah menginjak masa pubertas tentunya menstruasi menjadi salah satu tandanya. Perlu diketahui jika ternyata kebersihan diri ketika menstruasi perlu diperhatikan. Hal ini karena akan berhubungan langsung dengan kesehatan reproduksi.

Fakta tentang kesehatan reproduksi

Minimnya pengetahuan remaja menjadi salah satu faktor kurangnya kesadaran perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksi.

1. 1 dari 2 anak perempuan tidak tahu apa yang dilakukan saat mengalami menstruasi pertama

2. 1 dari 3 anak perempuan mengganti pembalut 4-12 jam sekali. Sisanya hanya mengganti sebanyak 2 kali sehari 

3. Hanya 1 dari 3 anak perempuan yang mencuci tangan setelah mengganti pembalut.

Tentunya hal ini sangat miris bukan, apalagi di masa remaja ini anak perempuan butuh pengetahuan mengenai kebersihan saat menstruasi sebagai habit agar kebiasaannya ini tidak mengganggu kesehatan reproduksinya.

Masalah Kesehatan Reproduksi Akibat Tidak Higienis Saat Menstruasi

Dari data di atas perlu menjadi perhatian orang tua, terutama bagi yang memiliki anak perempuan. Pemberian pengetahuan mengenai kebersihan saat menstruasi penting agar tidak terjadi masalah pada organ reproduksi seperti berikut.

1. Vaginitis

Vaginitis merupakan peradangan di daerah vagina yang ditandai dengan rasa gatal dan keluarnya keputihan. Biasanya, keputihan karena vaginitis ini mengeluarkan bau yang tidak sedap. Masalah vaginitis ini timbul karena tidak bersihnya seseorang dalam menjaga organ vaginanya.

2. Vaginosis bakterialis

Masalah ini terjadi karena tidak seimbangnya bakteri alami yang hidup di vagina. Masalah ini memang tidak berdampak serius, tetapi bisa memicu infeksi saluran kelamin, seperti PMS hingga HIV/AIDS. Pada masalah ini ditandai dengan gejala gatal dan keputihan yang terjadi karena jarang mengganti pembalut saat menstruasi.

3. Kandosis vulvovaginalis

Masalah ini disebabkan karena adanya infeksi Candida albicans di vagina dan vulva. Infeksi ini mengakibatkan rasa gatal, pembengkakan di vagina dan vulva, serta keputihan. Penyebabnya karena kurang bersihnya organ reproduksi, terutama saat menstruasi.

4. Infeksi Saluran Kemih

Ternyata jika kebersihan organ reproduksi tidak terjaga dengan baik bisa menyebabkan risiko ISK. Bahkan jika tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan kematian.

Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi untuk Remaja Putri

Bagi orang tua, memberikan pengetahuan awal sebelum anak perempuan menstruasi sangat penting. Hal ini dikarenakan ibu menjadi sumber informasi awal yang dibutuhkan anak menjelang informasi. Jika tidak diberi tahu, maka akan berakibat pada emosi negatif, tidak siap menghadapi menstruasi pertama, dan terjadi kesalahpahaman informasi mengenai menstruasi.

Sebagai seorang ibu, tentunya perlu pemahaman yang baik mengenai menstruasi. Untuk itulah perlu dibedakan mana informasi yang benar-benar fakta dan mana yang hanya mitos belaka.

Tentunya, ketika memberikan informasi mengenai menstruasi ke anak perlu komunikasi yang baik. Bangun komunikasi ibu ke anak layaknya seorang sahabat, sehingga anak nyaman saat bertanya. Selain itu, ada baiknya pula mengajak anak berdiskusi, agar anak benar-benar paham mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi.

Perlu diketahui pula, jika memberikan pengetahuan menstruasi tidak hanya diberikan kepada anak perempuan saja. Anak laki-laki perlu diberikan pemahaman tentang menstruasi agar bisa menghargai dan memahami perempuan.

Untuk menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Pengelolaan kebersihan dan kesehatan saat menstruasi, seperti mandi 2 kali sehari dan mengganti pembalut setiap 4 jam sekali 

2. Menggunakan pembalut yang higienis

3. Ada akses untuk membuang pembalut, toilet, air bersih, dan privasi saat mengganti pembalut.

Betadine Feminine, Solusi untuk Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Menjaga kebersihan reproduksi sangat penting agar terhindar dari masalah reproduksi. Salah satunya adalah menggunakan produk pembersih yang memiliki pH sama seperti kondisi alami organ reproduksi (pH asam).

Nah, produk kewanitaan yang bisa digunakan adalah Betadine Feminine. Ada beberapa rangkaian produk dari Betadine yang mampu menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan.

1. Daily Protection

Produk ini diperkaya dengan prebiotik, pH balance, dan paraben free. Selain itu juga produk ini hypoallergenic dan gynaecologically tested.

Beberapa produknya diantaranya:

a. Betadine Feminine Wash Foam Gentle Protection

b. Betadine Feminine Wash Foam Fresh and Active

c. Betadine Feminine Wash Natural Daun Sirih Radiance Blossom

d. Betadine Feminine Wash Natural Daun Sirih Firming Floral

2. Red Days

Produk ini digunakan saat menstruasi untuk mengurangi risiko infeksi kuman. Produk ini mengandung antiseptik PVPI 10%  yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah bau tidak sedap, keputihan, iritasi ringan, dan gatal. Produk yang bisa digunakan Betadine Feminine Hygiene Povidone - Iodine 10%.

3. Infection

Saat terjadi infeksi, produk Betadine Vaginal Douche Povidone Iodine 10% bisa menjadi produk yang tepat. Untuk menggunakan produk ini ada baiknya untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

4. Travelling Essential

Jika suka bepergian, Betadine juga memiliki produk yang tepat untuk dibawa, yaitu Betadine Feminine Wipes Daily Use. Produk ini berupa tisu dengan kandungan probiotik, dan pH seimbang yang hypoallergenic, gynaecologically tested, flusable, dan biogredable.

Mudah bukan untuk menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi?

Sumber :

Webinar 'SEHAT DAN BERSIH SAAT MENSTRUASI' tanggal 27 Mei 2021

Cek Kesehatan Pencernaan Anak dengan Tummypedia



Kesehatan anak menjadi salah satu hal yang perlu orang tua perhatikan, karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Selain memberikan pola pengasuhan dan nutrisi yang baik, mengecek kesehatan anak juga diperlukan agar kondisi anak tetap prima dan terhindar dari keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah kesehatan pencernaan anak. Selain dapat mempengaruhi kondisi anak secara keseluruhan, kesehatan pencernaan anak juga menjadi penentu apakah anak mengalami kurang nutrisi hingga masalah pencernaan lain, seperti diare, konstipasi, hingga kurang serat.

Pentingnya Mengetahui Kesehatan Pencernaan Anak

Ternyata kesehatan pencernaan anak perlu orang tua pahami. Hal ini memang terlihat sepele, tetapi jika diabaikan bisa mengganggu kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. Terlebih, ketika anak belum mampu berbicara akan menyulitkan orang tua untuk mengetahui keluhan kesehatan anak.

Diare, menjadi salah satu penyebab kematian anak tertinggi di dunia. Inilah mengapa orang tua perlu memahami kondisi pencernaan anak. Tak hanya dilihat dari frekuensi BAB anak, juga perlu melihat tekstur dan warna feses anak.

Selain diare, masalah konstipasi juga banyak dialami oleh anak. Selain karena kekurangan serat, juga bisa jadi karena kelebihan serat. Untuk itulah penting bagi orang tua untuk lebih memperhatikan nutrisi makanan yang akan dikonsumsi anak.

Cara Mudah Cek Kesehatan Pencernaan Anak

Tentunya jika orang tua ingin mengetahui kondisi pencernaan anak harus mengecek kondisi saluran cernanya. Hanya saja, jika harus rutin melakukan cek kesehatan pencernaan ke dokter pastinya memerlukan dana yang tidak sedikit. Nah, solusinya kini sudah ada Tummypedia yang akan membantu orang tua mengetahui kesehatan anak.

Tummypedia merupakan salah satu fitur dari Bebeclub yang bisa diakses secara gratis. Melalui fitur ini akan memudahkan mengetahui kesehatan pencernaan anak hingga nutrisi yang sudah ada anak konsumsi.

Fitur Tummypedia

Tummypedia menjadi salah satu fitur yang akan membantu orang tua tanpa harus bingung harus mengeluarkan dana untuk mengetahui kesehatan pencernaannya. Selain itu, dengan menggunakan Tummypedia juga bisa diakses menggunakan smartphone tanpa harus mengunduh aplikasi.

Dengan kemudahan tersebut tentunya orang tua bisa mengakses Tummypedia kapan saja, tanpa harus repot harus ke dokter untuk mengetahui kesehatan anak. Untuk memudahkan dalam mengakses Tummypedia, orang tua perlu menyiapkan foto feses anak ataupun mendeskripsikan feses anak untuk dianalisis menggunakan situs Tummypedia.

Menariknya, ada beragam fitur yang bisa orang tua akses dengan menggunakan situs dari Tummypedia ini. Berikut ini fitur pada Tummypedia.

1. Detektor Pup

Fitur Tummypedia yang akan membantu orang tua dalam mengetahui kondisi pencernaan anak adalah adanya detektor pup. Dengan fitur ini orang tua bisa mengetahui kesehatan pencernaan anak hanya melalui foto pup anak atau dengan mendeskripsikan pup anak.

Proses dalam menganalisisnya pun sangat cepat. Apalagi, fitur ini bisa diakses dimana pun menggunakan smartphone saja.

Fitur detektor pup ini akan menganalisis tekstur, warna, dan frekuensi feses anak dengan lengkap. Selain itu, di akhir hasil analisis juga akan diberikan solusi, agar orang tua tidak khawatir dengan kondisi pencernaan anak.

2. Kalkulator Nutrisi

Kalkulator nutrisi akan membantu orang tua mengetahui nutrisi yang sudah anak konsumsi. Hal ini tentunya akan memudahkan orang tua dalam mengetahui nutrisi yang diterima anak, sekaligus berapa nutrisi yang seharusnya dikonsumsi oleh anak.

Dengan adanya kalkulator nutrisi tentunya akan mempermudah orang tua dalam memberikan nutrisi terbaik untuk sang anak. Selain itu, kalkulator nutrisi juga menjadi informasi penting orang tua mengenai kecukupan gizi anak.

3. Baca Artikel 

Tummypedia juga sudah dilengkapi dengan beragam artikel yang akan membantu orang tua untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Artikel di Tummypedia bisa diakses dengan mudah dengan menekan artikel yang ingin dibaca.

Cara Menggunakan Tummypedia

Untuk mempermudah orang tua mengenali kondisi pencernaan anak, ada beberapa langkah yang perlu orang tua pahami sebelum menggunakan Tummypedia. Berikut langkah-langkah menggunakan Tummypedia.

1. Masuk ke akun Bebeclub

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan masuk akun Bebeclub. Jika belum memiliki akun Bebeclub, bisa langsung mendaftar dan gratis.

2. Cek pup anak

Untuk mengetahui kondisi pencernaan anak, gunakan detektor pup untuk mendapatkan hasil analisanya. Caranya sangat mudah, seperti berikut ini.

- Masuk ke fitur Tummypedia

- klik 'Cek sekarang'

- Tambahkan nama anak dan klik kelompok usia anak.

- Masukkan foto pup anak atau deskripsikan pup anak

- Akan terlihat konsistensi dan warna pup anak

- Pilih frekuensi BAB anak

- Akan langsung terlihat analisis hasilnya

 


3. Ketahui nutrisi anak

Untuk mengetahui apakah nutrisi yang diperoleh anak seimbang, kalkulator nutrisi akan membantu menghitungnya. Berikut langkah-langkahnya.

- Setelah analisis pup keluar, klik Cek Nutrisi Anak

- Masukkan tanggal lahir anak

- Masukkan menu makanan dalam satu hari, beserta Snack dan susu yang dikonsumsi

- Analisis keterbutuhan nutrisi anak akan keluar



Cukup mudah bukan mengetahui kondisi pencernaan anak dengan adanya Tummypedia ini? Yuk coba fitur dari Bebeclub ini untuk memantau kesehatan anak.

Selektif Memilih Produk Pangan Lebih Sehat



Makan dan minum tidak hanya bertujuan menghilangkan rasa lapar dan haus saja. Aktivitas ini juga menjadi penentu status kesehatan seseorang. Untuk sebabnya, ketika menyediakan sebuah hidangan juga perlu memperhatikan kandungan gizinya.

Peran Pemerintah Mewujudkan Ketersediaan Pangan Sehat

Agar tubuh tetap sehat dan bugar, nutrisi makanan sangatlah diperlukan, selain harus menjaga pola hidup sehat tentunya. Inilah mengapa pola konsumsi makanan bergizi harus diketahui oleh setiap orang.

Pemerintah memberikan suatu kebijakan untuk mempromosikan pola pangan sehat untuk mendukung status kesehatan masyarakat. Kebijakan ini selaras dengan UU Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi tinggi.

Untuk itulah penting adanya edukasi mengenai pola pangan sehat untuk mengurangi faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular di masyarakat. Beberapa kebijakan yang diterapkan untuk mewujudkan pangan sehat seperti berikut.

1. Mengembangkan pedoman yang mendorong masyarakat untuk mengurangi asupan garam, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, mengganti asupan asam lemak dengan asam lemak tak jenuh, mengurangi asupan gula, dan membatasi kalori yang masuk.

2. Mempromosikan ketersediaan pangan sehat kepada institusi publik.

3. Mempertimbangkan alat ekonomi (pajak, subsidi, atau pemberian insentif) terkait perilaku yang mendukung pada pangan sehat.

4. Melakukan kampanye publik yang mendorong masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat.

5. Mengembangkan pelabelan gizi untuk pangan olahan

Untuk mengatur ketersediaan pangan sehat, BPOM memiliki kebijakan Promosi Pola Pangan Sehat dan GGL (Gula, Garam, Lemak) pada keterangan kandungan gizi pada label pangan olahan.

Dalam pencantuman informasi nilai gizi bagi para pelaku usaha bidang pangan perlu memperhatikan beberapa hal seperti berikut.

1. Takaran saji : jumlah pangan olahan dalam satu kali makan

2. Jumlah sajian per kemasan

3. Jenis dan kandungan zat gizi maupun nongizi. Dimana, zat gizi wajib terdiri dari energi total, lemak total, lemak jenuh, protein, karbohidrat total, dan natrium (gula, garam).

4. Persentase AKG : persentase zat gizi per sajian makanan dibandingkan dengan jumlah kebutuhan zat gizi dalam sehari.

5. Catatan kaki, berisi tentang informasi persentase AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal untuk kelompok umum.

Selain itu, dalam suatu kemasan pangan juga perlu tertera informasi nilai gizi pada bagian depan kemasan. Informasi nilai gizi ini terdiri dari informasi energi, lemak total, lemak jenuh, gula, dan garam.

Penerapan Logo 'Pilihan Lebih Sehat'

Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pangan yang sehat, kini sudah ada kebijakan mengenai pemberian logo 'Pilihan Lebih Sehat'. Dengan adanya logo ini dapat membantu konsumen mendapatkan pangan olahan yang sudah didasarkan pada kebutuhan gizi. Saat ini, penerapan logo ini digunakan untuk jenis minuman siap saji dan produk pasta/mie instan.

Produk pangan yang diberi logo 'Pilihan Lebih Sehat' ini memberikan pembatasan zat gizi tertentu agar prevalensi penyakit tidak menular dapat ditekan. Selain itu, juga untuk mengatur zat gizi positif pada produk pangan.

Dengan adanya logo ini diharapkan menjadi edukasi kepada masyarakat untuk lebih selektif dalam menentukan jenis produk makanan. Selain itu juga untuk menciptakan persaingan sehat di kalangan industri untuk menyediakan produk pangan yang lebih sehat.

Mindfull Eating, Wujudkan Pribadi Lebih Cermat Memilih Produk Pangan

Konsep mindfull eating ini lebih menekankan pada orientasi proses, seperti rasa yang enak ataupun kenyang dibandingkan berorientasi pada hasil (kurus, langsing). Selain itu, konsep ini juga menekankan pada cara makan dengan kesadaran penuh.

Bisa disimpulkan jika konsep mindfull eating ini perlu memperhatikan :

1. Apakah merasa lapar atau haus?

2. Menikmati rasa makanan

3. Mengenali emosi saat makan

4. Tidak melakukan hal lain saat makan

5. Meningkatkan awareness

Konsep ini juga menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tubuh. Untuk itu penting menerapkan beberapa pertimbangan seperti berikut.

1. Pengetahuan tentang makanan bergizi seimbang

Jika dulunya konsep makanan sehat mengacu pada slogan '4 Sehat 5 Sempurna', kini makanan sehat sudah mengacu pada konsep gizi seimbang. Hal ini bisa diwujudkan dengan menerapkan pedoman gizi sehat dalam piring makan sehari-hari.

Selain itu, batasi pula konsumsi gula, garam, dan minyak harian, minum air putih 8 gelas, mencuci tangan menggunakan sabun, dan melakukan aktivitas fisik.

2. Cermat memilah produk makanan yang tepat

Sebagai konsumen tentunya harus selektif dalam memilih produk makanan yang sehat. Untuk mempermudah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

  • Informasi nilai gizi
  • Label atau klaim produk
  • Peruntukkan usia
  • Cara konsumsi dan jumlah konsumsi yang disarankan

Frisian Flag Indonesia, Wujudkan Pangan Sehat untuk Masyarakat Indonesia

Untuk mewujudkan pangan sehat untuk masyarakat Indonesia, Frisian Flag Indonesia sudah menyediakan beberapa produk pangan yang aman dan tentunya menyehatkan untuk dikonsumsi. Tentunya hal ini akan mempermudah kita untuk mendapatkan asupan nutrisi yang tepat dan aman dikonsumsi.

Frisian Flag Indonesia telah menerapkan logo 'Pilihan Lebih Sehat' untuk produk minuman siap saji dalam berbagai ukuran. Bisa dilihat dari centang hijau pada kemasannya ya?

Tentunya dengan adanya logo ini membantu masyarakat saat memilih produk susu kemasan di pasaran. Tak hanya itu, Frisian Flag Indonesia juga mematuhi penggunaan gula dan garam di setiap kemasannya. Jadi tak perlu ragu lagi ya saat mengonsumsinya.

Menariknya, produk dari Frisian Flag Indonesia sudah terdapat logo Forest Stewardship Council (FSC), dimana kemasan dari produknya ramah lingkungan dengan menggunakan bahan baku yang didapat dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan. Selain itu, adanya inovasi sedotan dari kertas juga membantu mengurangi sampah plastik di bumi.

Dengan adanya inovasi tersebut, jangan ragu lagi untuk mengonsumsi produk dari Frisian Flag Indonesia. Meski terdapat pembatasan penggunaan gula dan garam, rasa dari produk Frisian Flag tetap enak.

Saya sendiri tak pernah melewatkan hari tanpa mengonsumsi Frisian Flag Purefarm Coconut Delight. Selain menyehatkan, rasa dari susu ini juga tak bikin eneg dan pastinya segar diminum.

Yuk, selektif lagi memilih bahan pangan untuk konsumsi sehari-hari.

Sumber :

Webinar Konsumsi Berkesadaran untuk Pilihan Asupan yang Lebih Sehat dan Lebih Baik, Investasi Kesehatan untuk Masa Depan pada tanggal 6 April 2021

GTM dan Kebutuhan Nutrisi Anak, Bagaimana Solusinya?


Pernah terpikirkan jika anak sudah mulai MPASI, saya tidak terlalu mengkhawatirkan nutrisi yang dikonsumsinya. Ternyata hal tersebut salah besar. Justru saat anak mulai MPASI, masalah tentang kecukupan nutrisi justru semakin besar.

Salah satu masalah yang sering saya khawatirkan di masa MPASI anak adalah ketika anak mogok makan yang kemudian sering disebut dengan GTM atau gerakan tutup mulut. Tentunya hal ini membuat saya bingung, apalagi jika kondisi ini berlangsung terus menerus.

Pentingnya MPASI untuk Anak

MPASI merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengoptimalkan 1000 hari pertama kehidupan sejak anak berusia 6 bulan. Tentunya, ketika MPASI yang diberikan kepada anak tepat, maka tumbuh kembang anak juga optimal. Selain itu, nutrisi yang anak konsumsi sejak MPASI ini juga berpengaruh pada kehidupan anak kelak saat dewasa.

Agar MPASI yang diberikan kepada anak tepat, tentunya ada beberapa strategi yang perlu dilakukan.

1. Tepat waktu, memberikan MPASI di usia 6 bulan karena ASI saja tidak cukup memenuhi kebutuhan nutrisi anak

2. Adekuat, MPASI yang diberikan harus memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

3. Aman dan higienis, proses pemberian MPASI harus menggunakan cara, bahan, dan alat yang aman dan higienis

4. Diberikan secara responsif, MPASI diberikan sesuai dengan sinyal lapar anak.

Agar kebutuhan nutrisi MPASI anak tentunya saat memberikan MPASI perlu mengetahui komposisi nutrisi yang sesuai. Terlebih nutrisi yang diterima dari ASI sudah tidak mencukupi. Pada anak usia 6 bulan ke atas, setidaknya membutuhkan nutrisi dari ASI dan MPASI yang mengandung karbohidrat, protein (utamanya protein hewani), buah dan sayur, serta lemak.

Sebagai panduannya, setidaknya dalam satu porsi MPASI harus mengandung 40-60% karbohidrat, 10-20% protein, dan 30-40% lemak. Tapi jangan sampai lupa untuk memberikan sayur dalam jumlah sedikit untuk memperkenalkan kepada anak.

Selain itu, mikronutrien yang dibutuhkan anak juga harus diperhatikan. Seperti zat besi untuk mencegah anemia pada bayi yang akan mengganggu tumbuh kembangnya ataupun omega 3 yang sangat bagus untuk perkembangan otak anak.

Anak GTM, Bikin Pusing Orang Tua

Ketika anak sudah masuk masa untuk mendapatkan MPASI bukan berarti sebagai orang tua merasa lebih terbantu dalam mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Ada saat dimana anak tidak mau makan atau menutup mulutnya.

Kondisi ini wajar dialami oleh anak. Hanya saja, perlu diperhatikan bahwa kondisi GTM pada anak tidak bisa dianggap sepele. Apalagi jika kondisi tersebut terus menerus dialami oleh anak.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anak melalui MPASI, tentunya mengetahui penyebab anak GTM menjadi jawaban yang tepat. Dengan mengetahui penyebab anak GTM, orang tua menjadi lebih mudah mengetahui cara mengatasi GTM pada anak.

Penyebab GTM Pada Anak

Orang tua biasanya akan cemas jika anak sedang mengalami GTM. Apalagi jika anak tidak mau makan dalam jangka waktu yang lama. Kecemasan inilah yang kemudian menjadi beban tersendiri bagi orang tua.

Jika anak sedang mengalami GTM, cara jitu mengatasi GTM adalah dengan mengetahui penyebabnya. Berikut beberapa penyebab GTM pada anak yang perlu orang tua ketahui.

1. Kondisi anak yang tidak enak badan

Ketika anak merasa tidak enak badan atau sakit akan mempengaruhi nafsu makannya. Ada baiknya juga untuk mengobservasi kondisi anak, apakah ada sariawan atau anak sedang tumbuh gigi. Selain itu, beberapa kondiai seperti mual, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, dan nyeri perut juga membuat nafsu makan anak turun.

2. Jadwal makan

Bisa jadi anak yang tidak mau makan karena perut anak masih kenyang. Mungkin karena sebelumnya diberikan camilan atau minum ASI/susu sesaat sebelum waktu makan anak.

Yang perlu orang tua ketahui bahwa kebiasaan mengempeng pada anak akan menimbulkan rasa kenyang pada anak. Hal ini dikarenakan gerakan menghisap memproduksi hormon cholecystokin bisa membuat anak kekenyangan hingga merasa mengantuk.

3. Tekstur makanan tidak disukai anak

Seiring bertambahnya usia anak, makanan pendamping ASI yang anak konsumsi akan berubah semakin padat. Hal ini tentunya perlu orang tua ketahui, karena bisa jadi anak tidak menyukai tekstur makanan yang orang tua berikan.

4. Suhu makanan 

Orang cenderung lebih menyukai makanan yang masih hangat dibandingkan makanan yang sudah dingin. Makanan yang hangat biasanya akan membuat nafsu makan menjadi lebih bertambah.

5. Makanan tidak bervariasi

Tentunya makanan yang selalu sama dikonsumsi setiap jam makan akan membuat anak bosan. Inilah yang kemudian harus diperhatikan orang tua untuk lebih memberikan variasi makanan lain untuk diberikan kepada anak.

6. Rasa makanan

Sama seperti orang dewasa, bayi juga akan memilih makanan yang mengandung banyak rasa. Ketika rasa makanan hampar pastinya akan membuat selera makan berkurang bukan?

7. Lingkungan rumah

Makan juga menjadi aktivitas yang perlu konsentrasi dan tentunya dengan hati yang senang. Ketika mood anak tidak baik dengan lingkungan yang kurang mendukung untuk si anak makan tentunya akan berpengaruh pada aktivitas makan anak.

8. Respon Pengasuh

Pengasuh atau orang yang menyuapi anak juga akan berpengaruh pada proses makan anak. Jika pengasuh dalam kondisi yang bahagia tentunya anak juga akan lebih lahap makannya.

9.Permasalahan sensori

Biasanya dikarena adanya permasalahan pada otot rahang. Ada baiknya untuk memeriksakan ke dokter.

Cara Mengatasi Anak yang Mengalami GTM

Setelah mengetahui penyebab GTM pada anak, tentunya akan lebih mudah bagi orang tua untuk mengatasi GTM pada anak. Beberapa tips yang bisa dilakukan adalah seperti berikut.

1. Terapkan aturan makan pada anak

Ketika anak akan memulai aktivitas makannya, maka terapkan rasa disiplin pada anak. Beberapa diantaranya adalah makan harus duduk dan tidak digendong, tidak sambil nonton tv atau main, dan sikap pengasuh yang hanya fokus menemani anak makan tanpa melakukan aktivitas apapun.

Dokumen Pribadi


2. Lebih berkreasi dalam menyajikan menu

Agar anak tidak bosan dengan menu yang dibuat, ada baiknya untuk lebih berkreasi menyajikan menu anak. Bisa dengan mengolah menu dewasa tetapi tekstur untuk anak.

Selain itu, untuk menambah nafsu makan anak bisa menambahkan kaldu agar rasa makanan lebih umami. Pastinya semua orang akan lebih senang jika rasa masakan lebih gurih bukan?

Untuk lebih mudahnya saat menyajikan masakan anak bisa dengan menggunakan kaldu dari crystalofthesea. Selain membuat rasa makanan menjadi lebih sedap, kaldu ini juga diperkaya dengan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Cara mengonsumsinya pun cukup mudah, bisa dimasukkan saat proses pemasakan ataupun dengan menaburkannya langsung di atas makanan.

3. Ciptakan lingkungan yang menyenangkan saat makan

Tak dapat dipungkiri jika mood anak dan pengasuh juga diperlukan ketika waktu makan tiba. Hentikan semua aktivitas ketika jam makan anak dan fokus pada aktivitas makan anak.

4. Tidak memberikan apapun selama 2 jam sebelum waktu makan

Agar nafsu makan anak meningkat, ada baiknya untuk membuat anak lapar sebelum jam makan tiba. Hindari memberikan susu/ASI, makanan manis, ataupun camilan kepada anak. Rasa lapar akan membuat anak lebih lahap dan tentunya nutrisi yang diperlukan anak bisa terserap maksimal oleh tubuh.

Nah, mudah bukan mengatasi GTM pada anak. Kuncinya hanyalah sabar dan tidak terburu-buru ketika anak mengalami susah makan.

#crystalofthesea

Facebook crystalofthesea

Instagram crystalofthesea 


Sumber :

Webinar "Cara Cerdas Mengatasi Anak yang Susah Makan" tanggal 23 Maret 2021


Jaga Kesehatan Tubuh Saat Pandemi dengan Bahan Alami


Di masa pandemi seperti sekarang ini daya tahan tubuh sangat penting untuk dijaga. Selain untuk menghindarkan diri dari risiko terpapar virus covid-19 juga agar daya tahan tubuh lebih kebal terhadap virus penyakit menular lain.

Covid-19 memang penyakit yang bisa disembuhkan dengan risiko kematian hanya 35% saja. Meski begitu, penerapan protokol kesehatan dan menjalani pola hidup sehat perlu dilakukan.

Terlebih penularan covid-19 cukup cepat dan terkadang tanpa menimbulkan gejala. Dengan menjaga daya tahan tubuh, tidak hanya kita yang akan terlindungi tetapi juga untuk melindungi orang di sekitar kita.

Lindungi Diri dengan Menjaga Daya Tahan Tubuh

Menjaga pola hidup sehat menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan covid-19. Selain menerapkan protokol kesehatan, menjaga daya tahan tubuh sangatlah efektif agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Ketika daya tahan tubuh dalam kondisi yang baik, maka tubuh dapat terlindungi dari mikroorganisme yang ada di sekitar. Inilah yang kemudian membuat tubuh tetap sehat.

Imunitas seseorang sendiri sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Selain dari status imunisasi, nutrisi yang dikonsumsi pun turut berperan untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Untuk itulah penting bagi diri sendiri untuk lebih memperhatikan asupan makanan setiap harinya.

Tingkatkan Imun dengan Imunoumodulator Herbal

Sebagai salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh, makanan yang dikonsumsi haruslah yang bergizi seimbang. Selain memperhatikan nutrisi makanan, juga perlu mengetahui beberapa bahan makanan dari alam yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Imunomodulator merupakan zat atau substansi yang dapat memodifikasi sistem imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif guna mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu.

Ada dua cara yang dilakukan imunomodulator ini untuk mempertahankan imun dalam tubuh, yaitu dengan meningkatkan kerja komponen sistem imun atau imunostimulan dan menekan respon imun atau imunosupresif.

Di lingkungan sekitar kita banyak terdapat imunomodulator yang bisa bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh, seperti:

1. Echinacea (Echinacea purpurea) yang bersifat imunostimulan untuk mempercepat penyembuhan salesma dan ISPA.

2. Meniran ( Phyllantus niruri), bersifat imunostimulan dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

3. Kunyit (Curcuma longa atau Curcuma domestica), bersifat imunostimulan untuk anti radang yang bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

4. Daun kelor (Moringa oleifera), bersifat imunostimulan yang kaya nutrisi dan bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Ternyata, banyak herbal di lingkungan sekitar kita yang bersifat imunomodulator yang bisa dikombinasikan untuk memperoleh manfaat yang lebih optimal. Selain itu, beberapa herbal juga aman digunakan dalam jangka waktu panjang yang tidak akan berimbas pada kesehatan.

Imugard, Herbal Aman untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Nah, jika mencari herbal yang mudah dan praktis untuk dikonsumsi adalah Imugard. Diproduksi oleh Deltomed, Imugard memiliki kandungan herbal yang aman dikonsumsi setiap hari.


Imugard sendiri mengandung 3 bahan herbal yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Herbal yang terkandung dalam Imugard adalah:

1. Meniran, membantu memelihara daya tahan tubuh

2. Daun kelor, untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh

3. Kunyit, membantu memperbaiki saluran pencernaan dan membantu daya tahan tubuh

Dengan kombinasi 3 bahan herbal tersebut, Imugard aman untuk dikonsumsi setiap hari. Untuk memelihara daya tahan tubuh, sebaiknya konsumsi 1 kaplet sehari, sedangkan ketika kondisi badan sedang turun bisa mengonsumsi 2 kaplet sehari. Perlu diperhatikan bahwa Imugrad ini hanya bisa dikonsumsi oleh anak usia di atas 12 tahun, dewasa, hingga lansia.

Nah, kalau kamu apa saja yang dilakukan agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama pandemi?


Sumber :

Webinar "Ibu Sigap Jaga Imunitas Keluarga" tanggal 22 Maret 2021

Cek Obat-Obatan yang Perlu Dibawa Saat Travelling

Saat berlibur dan memerlukan perjalanan dengan jarak tempuh yang cukup jauh tentunya harus diimbangi dengan perencanaan yang matang. Selain harus persiapan secara finansial, beberapa barang juga harus dimasukkan ke dalam tas ataupun koper yang dibawa saat bepergian.

Sumber : Klik dokter


Selain baju dan peralatan sehari-hari, membawa obat-obatan juga diperlukan. Terutama jika memiliki penyakit bawaan. Berikut ini obat-obatan yang perlu dibawa saat bepergian agar tak terjadi kendala ketika berada di luar rumah.

1. Obat-obatan Pribadi

Bagi yang memiliki riwayat penyakit, membawa obat-obatan pribadi menjadi wajib agar tak terjadi hal yang diinginkan. Jika obat-obatan pribadi banyak, kita bisa membawa secukupnya dalam beberapa kali minum dengan memasukkannya ke dalam plastik zipper untuk sekali minumnya.

Obat-obatan pribadi juga perlu diletakkan di tempat yang mudah terjangkau. Apalagi jika jarak travelling cukup jauh, ada baiknya menempatkan obat-obatan tersebut di tas atau dompet yang biasa kita bawa. Jika ternyata cukup lama untuk melakukan travelling, hindari menempatkan obat terpisah, karena rawan keselip atau terjatuh.

2. Obat Luka

Obat Luka menjadi salah satu obat wajib yang ada di kendaraan. Betadine, alkohol, plaster, kasa, dan gunting menjadi beberapa obat yang harus dipersiapkan dan selalu dicek tiap kali bepergian.

Meski terlihat sepele, ternyata obat luka ini sangat penting. Terlebih jika ada balita yang mungkin bisa terjatuh saat sedang berlibur.

3. Obat Pereda Nyeri

Kadang kala pusing atau sakit kepala bisa menyerang kapan saja. Ada baiknya dalam kotak P3K selama bepergian disediakan Paracetamol. Selain Paracetamol, kita juga bisa menyiapkan balsam, minyak kayu putih, ataupun minyak angin untuk persiapan ketika ada di jalan.

Selain paracetamol, obat anti diare juga perlu dipersiapkan saat perjalanan. Hal ini agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan tanpa harus khawatir liburan menjadi terganggu.

4. Obat Anti Mabok Perjalanan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan, menyediakan obat Anti mabuk bisa menjadi penyelamat ketika perjalanan akan dimulai. selain itu, saat pulang pun obat ini menjadi sangat berguna karena kita tak perlu repot untuk membelinya. Apalagi sekarang sudah tersedia obat anti mabok untuk anak, jadi tak perlu khawatir jika mabok perjalanan.

Kalau bepergian obat apa yang menjadi andalanmu? Kalau obat-obatan saat bepergian aku sih biasanya Tolak Angin wajib ada di dompet. Obat ini jadi penolong saat tiba-tiba kembung dan bisa menyamankan perut juga saat travelling.

Olahraga Aman untuk Ibu Hamil



Kehamilan menjadi salah satu kondisi yang paling dinantikan oleh para calon orang tua. Agar kehamilan yang dijalani lancar hingga persalinan, menjaga kesehatan harus dilakukan. Selain mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang, juga perlu melakukan olahraga yang aman untuk ibu hamil.

Hanya saja, tidak semua ibu hamil memiliki kondisi yang prima untuk melakukan olahraga. Nah, berikut beberapa olahraga yang aman dilakukan saat hamil.

1. Jalan santai

Jalan santai menjadi olahraga yang sangat direkomendasikan saat hamil. Selain aman, jalan sehat juga bisa melancarkan peredaran darah, melancarkan kerja jantung, dan ketika masuk trimester akhir bisa membantu kelancaran persalinan.

Dengan berjalan santai, maka tubuh menjadi lebih bugar. Jika tubuh lebih bugar, maka dalam menjalani kehamilan menjadi lebih menyenangkan.

Baca juga : pemeriksaan kehamilan

2. Lari kecil

Jika kandungan cukup kuat di trimester awal, berlari kecil bisa membantu menguatkan kerja jantung. Hanya saja olahraga ini ada baiknya meminta saran kepada dokter, apalagi jika dilakukan dengan berlebih akan berisiko pada keguguran.

3. Senam hamil

Jenis olahraga ini sangat dianjurkan selama masa kehamilan. Senam hamil berbeda dengan jenis senam lain dan sudah diperuntukkan khusus menjaga kebugaran dan kesehatan ibu hamil.

Gerakan senam hamil pun sangat bervariasi dengan tempo gerakan yang aman untuk ibu hamil dan janin. Melakukan senam hamil biasanya sudah dipandu oleh tenaga profesional. Selain tersedia di beberapa tempat pelayanan kesehatan, biasanya senam hamil juga ada sebagai salah satu program desa yang menyediakan kelas ibu hamil bagi warganya.

4. Yoga

Selain senam hamil, yoga hamil juga direkomendasikan untuk dilakukan saat hamil. Hanya saja, untuk bisa melakukan yoga hamil disarankan ketika kandungan sudah menginjak usia 4 bulan. Selain itu, yoga hamil juga harus dipandu oleh instruksi yoga yang sudah tersertifikasi.

5. Berenang

Berenang menjadi salah satu olahraga favorit dan direkomendasikan bagi ibu hamil. Olahraga ini menjadi pilihan karena tidak terlalu berat dan bisa menyegarkan tubuh. Selain itu, berenang juga aman dilakukan sepanjang usia kehamilan. Beberapa sumber menyebutkan jika berenang juga bisa membantu memperlancar persalinan.

Hanya saja, perlu dipahami bahwa tidak semua gaya berenang aman dilakukan saat hamil. Gaya punggung dan gaya dada bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh selama menjalani masa kehamilan.

6. Pilates

Jenis olahraga lain yang aman dilakukan oleh ibu hamil adalah pilates. Mirip dengan yoga, pilates juga perlu bimbingan dari instruktur pilates. Dengan melakukan pilates, tubuh akan merasa lebih bugar dan semakin segar dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Selain itu, dengan melakukan pilates juga mampu memperkuat otot panggul yang bermanfaat untuk memperlancar persalinan.

Nah, apa olahraga favorit saat hamil? Bisa share ya

Lancar Menyusui dengan Herba Asimor

Menyusui menjadi aktivitas yang akan lebih sering dilakukan Mamsi (mama ASI) setelah melahirkan. Meskipun terlihat mudah, ternyata perjuangan untuk mengASIhi si kecil bukan berarti lancar di setiap Mamsi. Ada beragam tantangan yang perlu dihadapi para Mamsi agar berhasil menyusui hingga si kecil berusia 2 tahun.

Saya sendiri sekarang menyusui anak kedua. Bukan berarti menyusui anak kedua tidak ada tantangan yang harus saya hadapi. Justru di menyusui kedua ini saya menghadapi beragam tantangan lain yang tidak saya dapat ketika menyusui anak pertama.


Pengalaman Menyusui


Menyusui menjadi salah satu aktivitas yang akan dirindukan para pejuang kasih setelah anak tumbuh dewasa. Meski begitu, ternyata saat menyusui tidak sepenuhnya lancar. 


Di awal menyusui anak pertama pun saya memiliki beragam hambatan. Apalagi kurangnya pengetahuan tentang menyusui juga saya alami. Saya menganggap bahwa belajar menyusui lebih baik saat mulai menyusui anak. Ternyata, menambah pengetahuan tentang menyusui harus dimulai ketika hamil.


Kondisi ini tentunya sangat menyulitkan. Terlebih anggapan bahwa anak susu formula lebih baik dibandingkan anak ASI di lingkungan saya masih kuat. Tentunya, pendirian saya tentang pentingnya mengASIhi anak harus kuat. Caranya adalah banyak membaca dan berdiskusi dengan orang yang sukses mengASIhi putranya.


Alhamdulillah ketika anak pertama saya berhasil menyusui anak hingga usia 2,5 tahun. Tentunya, hal ini menjadi sebuah pengalaman sekaligus pembelajaran yang berguna agar tetap sukses menyusui anak.


Dan sekarang saya tengah menyusui anak kedua. Meskipun sudah ada pengalaman ketika menyusui anak pertama, bukan berarti hal ini membuat saya lancar saat menyusui. Tetap ada tantangan yang saya dapatkan selama menyusui.


Tantangan Menyusui


Pengalaman mengASIhi tidak bisa dijadikan patokan untuk lancar menyusui hingga masa penyapihan. Beberapa tantangan menyusui jika tidak disertai dengan pengetahuan yang benar akan menjadikan kegagalan untuk bisa menyusui dan berakhir dengan memberikan susu formula. Beberapa tantangan menyusui ini pernah saya alami, baik ketika menyusui anak pertama hingga anak kedua.


  1. Anggapan salah tentang ASI


ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi yang sudah sesuai dengan nutrisi yang diperlukan saat bayi berusia 0-6 bulan. Inilah mengapa di usia ini bayi hanya diperbolehkan untuk minum ASI saja. Selain itu, ASI yang pertama kali keluar juga mengandung kolustrum yang berguna untuk meningkatkan imunitas bayi.


Hanya saja, anggapan masyarakat masih banyak yang berpendapat bahwa susu formula lebih baik dibandingkan dengan ASI. Beberapa berpendapat juga bahwa susu formula yang memiliki harga lebih mahal memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan susu formula jenis yang lainnya.


Saya tentu saja pernah mendengar anggapan ini. Bahkan hingga kini keluarga saya banyak yang memiliki anggapan seperti ini. Saya teringat ketika kelahiran anak pertama dulu pernah mendapat kado botol dot susu, dimana sebagian besar bayi di lingkungan saya pasti diberikan susu formula di awal kelahirannya.


Anggapan yang salah mengenai ASI pun masih tetap saya dengar hingga sekarang. Terkadang meski lingkungan tidak mendukung, setidaknya harus ada supporting system yang akan mendukung diri ketika goyah atau merasa putus asa ketika menyusui.


  1. Bayi laki-laki minum ASI lebih banyak dibandingkan bayi perempuan


Saya sendiri dua kali menyusui bayi laki-laki. Memang ketika menyusui bayi akan minum dengan sangat kuat. Bahkan di awal menyusui, bayi saya menyusu hingga mengempeng cukup lama. Memang saat itu pengetahuan tentang menyusui saya masih belum cukup. Dan ternyata kondisi ini banyak yang beranggapan bahwa ASI saya sedikit sehingga bayi saya tidak cukup puas saat menyusu.


Memang untuk menyusu bayi laki-laki membuat saya cepat lapar. Beberapa kerabat yang sudah pernah melahirkan bayi laki-laki dan perempuan juga sempat bercerita bahwa menyusui bayi laki-laki dan perempuan tidaklah sama. Hal inilah yang membuat saya semakin yakin untuk tetap memberikan ASI sebagai karunia dariNya agar anak mendapatkan nutrisi terbaik.


  1. Puting datar, perlekatan kurang tepat, hingga lecet


Tak hanya kurang informasi ketika menyusui anak pertama saya, biasanya tantangan pertama saat menyusui adalah puting yang masih datar. Inilah yang membuat perlekatan bayi saat menyusu menjadi kurang tepat. Inilah yang membuat payudara menjadi lecet dan sulitnya menyusui karena rasa sakit.


Saya juga mengalami hal ini ketika menyusui anak pertama. Ketika belum luwes dalam memangku sekaligus menyusui anak ditambah dengan puting yang masih datar membuat saya kesulitan dalam menyusui. Hal inilah yang kemudian menyebabkan puting saya menjadi lecet dan berdarah.


Kata orang sih lidah bayi tajamnya kayak pisau dan masih kasar. Tapi jika perlekatan saat menyusui tepat, puting tidak akan lecet.


  1. Payudara bengkak hingga mastitis


Saat menyusui anak pertama dulu saya sempat mengalami mastitis sebanyak 3 kali. Kondisi ini tentunya tidak nyaman. Apalagi jika tidak ada dukungan keluarga, kondisi mastitis ini sangat menyulitkan, terlebih jika dialami setelah melahirkan.


Pengosongan payudara tentunya dapat mengurangi risiko payudara bengkak dan mastitis. Tentunya hal ini perlu informasi yang benar, terutama penggunaan obat yang bisa membuat ASI kering.


  1. Bayi minum ASI sangat banyak di saat tertentu


Ada saatnya bayi menjadi lebih rewel dan terlalu banyak menyusu. Biasanya hal ini terjadi karena bayi sedang mengalami growth spurt. Kondisi ini tentunya akan sangat membingungkan, terlebih jika tidak ada dukungan yang kemudian membuat putus asa dalam memberikan ASI.


Tips Sukses MengASIhi


Meskipun ada beberapa tantangan yang saya hadapi, baik selama menyusui anak pertama hingga kedua ini, saya ada tipsnya nih bagi para pejuang kasih yang ingin sukses mengASIhi hingga 2 tahun ini. 


Nah, tips ini juga saya jadikan pedoman loh hingga kini menyusui anak kedua yang berusia 10 bulan. Para Mamsi bisa nih nyimak beberapa tips yang bisa dipraktikkan selama menyusui.


  1. Konsumsi makanan bergizi


Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi. Hal ini agar kualitas ASI tetap terjaga dan Mamsi juga tidak kehilangan banyak nutrisi selama menyusui. Makan dengan menggunakan pedoman piring gizi seimbang yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kalori selama menyusui.


  1. Istirahat cukup


Ternyata durasi istirahat juga perlu diperhatikan. Apalagi ketika minggu awal melahirkan, begadang menjadi hal yang biasa. Agar tidak terlalu lelah dan menyebabkan ASI berkurang, sebaiknya atur durasi tidur agar tidak kelelahan dan ASI tetap lancar.


  1. Hindari stres


Stres ternyata bisa membuat ASI seret. Manajemen diri perlu diperkuat agar stres bisa terhindar. Sesekali gunakan waktu untuk bersenang-senang sesuai dengan apa yang disukai. Hal ini akan membuat tubuh menjadi rileks dan produksi ASI bisa terjaga.


  1. Dukungan keluarga


Keluarga sangat berperan penting agar para pejuang kasih bisa menyusui hingga masa penyapihan. Tentunya, informasi mengenai pentingnya ASI harus diketahui oleh seluruh anggota keluarga, agar tidak terjadi mis informasi yang membuat pejuang ASI tidak lagi memberikan nutrisi terbaik untuk si kecil.


  1. Konsumsi suplemen pelancar ASI


Selain menerapkan cara di atas, saya juga selalu menambahkan suplemen pelancar ASI agar saya tidak merasa was-was ASI kering, terlebih ketika si kecil mengalami growth spurt. Nah, suplemen pelancar ASI yang menjadi andalan saya selama menyusui adalah Herba Asimor.


Tentang Herba Asimor


Herba Asimor adalah suplemen pelancar ASI yang akan membantu Mamsi untuk memberikan nutrisi terbaik kepada si kecil. Produk ini termasuk ke dalam produk herbal yang memiliki kandungan daun katuk dan daun torbangun untuk membantu melancarkan produksi ASI. Menariknya, produk ini juga mengandung ikan gabus yang bermanfaat mempercepat penyembuhan luka.


Produk ini dikemas dalam bentuk box berwarna putih dengan campuran warna merah muda dan hijau tosca. Dalam satu box Herba Asimor terdiri dari 5 strip, dimana masing-masing strip terdiri dari 6 kaplet salut selaput suplemen pelancar ASI.





Kandungan Herba Asimor


Dalam setiap kaplet terdapat 3 bahan utama yang dapat membuat ASI lancar sekaligus membantu luka agar cepat sembuh.


  1. Daun katuk


Daun katuk atau Sauropus androgynus folium merupakan salah satu bahan alami yang hingga kini dipercaya dapat membuat ASI menjadi lancar. Daun katuk juga mengandung vitamin A,B,C, lemak, protein, kalsium, fosfor, dan zat besi yang diperlukan oleh ibu menyusui.


  1. Daun torbangun


Daun torbangun atau Coleus amboicus juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu selepas melahirkan. Selain itu, herbal ini juga memiliki manfaat untuk memperkuat fisik setelah melahirkan dan dipercaya dapat membersihkan rahim.


  1. Ikan gabus


Ikan gabus atau Channa striata bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Hal ini tentunya sangat bermanfaat setelah melahirkan, terlebih bagi Mamsi yang melahirkan secara SC ataupun terdapat jahitan pada persalinan normal.


Komposisi Herba Asimor


Di tiap kapsul Herba Asimor memiliki kandungan yang mampu membantu melancarkan ASI.


  1. Galatonol yang berasal dari ekstrak daun katuk dan ekstrak daun torbangun sebesar 300 mg.

  2. Striatin yang berasal dari ekstrak ikan gabus dan nanas sebesar 30 mg.

  3. Bahan lain yang terdiri dari titanium dioksida, FD&C blue no.1, dan FD&C yellow 5.


Manfaat Herba Asimor


Herba Asimor merupakan produk herbal yang memiliki manfaat bagi untuk Mamsi maupun untuk bayi. Tentunya, manfaat dari Herba Asimor ini sudah teruji secara klinis dan bisa digunakan untuk ibu menyusui, kecuali bagi Mamsi yang memiliki riwayat alergi pada produk yang terdapat kandungan ikan gabus.


  1. Herba Asimor untuk Mamsi


Manfaat Herba Asimor untuk Mamsi tentunya sangat beragam. Produk ini mampu membuat ASI lancar setelah 2-3 hari penggunaan. Selain itu, Herba Asimor juga mampu meningkatkan volume ASI pada minggu kedua penggunaan.


Bagi ibu bekerja yang melakukan pumping, Herba Asimor juga mampu mempercepat durasi pumping. Dengan mengonsumsi Herba Asimor, durasi pumping akan mengalami peningkatan setelah 2 minggu penggunaan.


  1. Herba Asimor untuk Bayi


Herba Asimor juga memiliki manfaat untuk bayi. Karena produksi ASI meningkat, maka bayi akan terhindar dari risiko dehidrasi. Hal ini dapat terlihat dari frekuensi pipis bayi yang semakin meningkat setelah Mamsi mengonsumsi Herba Asimor selama 2 minggu.


Karena bayi mendapatkan ASI yang cukup, tentunya bayi akan merasa kenyang. Hal inilah yang membuat bayi dapat tidur dengan nyenyak. Dengan adanya peningkatan kualitas tidur bayi, tentunya akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi.


ASI yang cukup tentunya akan memberikan kecukupan nutrisi pada bayi. Selain bayi terhindar dari malnutrisi, ASI yang cukup juga tidak akan membuat bayi mengalami obesitas. Meski begitu, bayi akan mengalami peningkatan berat badan, setelah Mamsi mengonsumsi Herba Asimor selama 2 minggu.


Keunggulan Herba Asimor


Herba Asimor memiliki keunggulan yang bisa Mamsi jadikan pilihan untuk melancarkan ASI. Berikut ini beberapa hal yang perlu Mamsi ketahui tentang keunggulan Herba Asimor.


  1. Dibuat dari bahan alami


Herba Asimor terbuat dari bahan alami yang mampu melancarkan ASI dan membantu mempercepat penyembuhan luka. Dengan kandungan ekstrak daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus inilah yang akan membantu Mamsi agar ASI lancar.


  1. Teruji klinis


Pastinya Herba Asimor sudah teruji secara klinis dengan penelitian dari para ahli yang juga sudah diujikan melalui sebuah penelitian. Dengan konsumsi Herba Asimor setidaknya selama 2 minggu akan mengalami peningkatan produksi ASI.


  1. Terdaftar BPOM dan tersertifikasi halal MUI


Bagi Mamsi yang ingin mengonsumsi Herba Asimor jangan khawatir karena produk ini sudah terdaftar BPOM. Pastinya sudah aman untuk dikonsumsi dengan berbagai manfaat yang akan Mamsi peroleh setelahnya.


Selain itu, bagi Mamsi yang beragama Islam juga tidak perlu khawatir dengan kehalalan produk ini. Herba Asimor sudah mendapatkan sertifikasi halal MUI. Jadi, jangan ragu untuk konsumsi Herba Asimor ya?


Konsumsi Herba Asimor Secara Rutin


Saya sendiri kini mengonsumsi Herba Asimor agar produksi ASI semakin lancar. Bagi pejuang ASI, tentunya saya tidak ingin gagal untuk memberikan ASI hingga masa menyapih nanti. Dengan konsumsi Herba Asimor, saya sudah tidak perlu khawatir ASI kering, terlebih ketika bayi mengalami growth spurt.


Selain itu, tentunya pemahaman tentang pentingnya ASI juga harus diketahui ya bagi Mamsi dan calon Mamsi. Hal ini akan membantu menyukseskan program pemberian ASI.


#pejuangkasih

#kawalawal

#happymorkit