#AksiSehatCeria : Emak Promil



Di tahun ketiganya anak pertama sudah mulai bersiap sedia untuk menambah lagi momongan. Pastinya sebelum melakukan program hamil harus ada persetujuan dari seluruh anggota keluarga. Tak terkecuali untuk sang calon kakak agar terhindar sibling rivalry.

Hampir sama dengan program hamil pada anak pertama, menjaga nutrisi dan kebugaran tubuh sangat penting untuk persiapan ovulasi. Terlebih lagi #AksiSehatCeria ini juga harus dilakukan bersama suami. Karena bagaimana pun mempersiapkan kehamilan harus direncanakan, jangan sampai terjadi KTD (Kehamilan Tidak Direncanakan ✌). Selain akan menganggu mental ibu, juga akan berimbas pada si janin.

Kembali lagi di program hamil, melakukan program hamil tentunya berbeda dengan program pencegahan penyakit tertentu. Jika dalam pencegahan penyakit tertentu memerlukan aktivitas dan nutrisi yang sangat kompleks, pada program hamil hanya saya fokuskan pada apa yang berhubungan dengan kesuburan dan ovulasi saja. 

Beberapa aktivitas tak jauh berbeda dengan program hamil sebelumnya, hanya saja di program hamil kedua ini saya harus lebih bersabar, terlebih saat menyusui dulu banyak cadangan nutrisi tubuh yang berkurang dan selesai masa penyapihan saya harus berusaha keras dalam merecovery

Beberapa #AksiSehatCeria yang saya fokuskan di program hamil kedua saya:

1. Nutrisi 
Pemenuhan nutrisi menjadi hal utama dalam program hamil. Asam folat dan vitamin E menjadi nutrisi wajib untuk meningkatkan kesuburan. Beberapa bahan makanan yang mengandung asam folat ataupun vitamin E mudah ditemukan sehari-hari. Selain itu beberapa suplemen asam folat juga memiliki harga terjangkau dan bisa didapatkan di beberapa apotek.

Biasanya saya lebih sering memgonsumsi bahan makanan dengan kandungan nutrisi tinggi untuk meningkatkan kesuburan saya. Beberapa bahan makanan yang saya konsumsi adalah alpukat, brokoli, kecambah, pisang, dan jeruk. Bukan sebagai menu wajib sih, hanya saja porsinya lebih saya tingkatkan.

Selain itu juga jangan mengabaikan diet menu gizi seimbang, yang terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak. Meskipun menu makan sering sangat sederhana, setidaknya mengandung kelima unsur tersebut.

2. Melakukan Aktivitas Fisik
Bersantai-santai dan tidak melakukan apapun tentu saja menjadi surga bagi sebagian orang. Hanya saja untuk mendapatkan tubuh yang bugar harus disertai dengan adanya aktivitas fisik yang cukup. Meskipun terkadang saya jarang berolahrga, setidaknya harus ada kegiatan yang dilakukan. Paling tidak melakukan aktivitas jalan kaki ataupun senam sendiri di rumah.
Melakukan aktivitas fisik bukanlah hal yanh memberatkan. Bahkan kegiatan ini merupakan kegiatan paling murah yang bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Selain itu, dengan melakukan aktivitas fisik akan membuat tubuh semakin bugar, sehingga tubuh bisa mempersiapkan proses ovulasinya.

3. Hindari Stres
Stres menjadi salah satu faktor yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Mengelola stres diyakini dapat menunjang keberhasilan program hamil. Selain itu, stres juga dapat menganggu perkembangan janin di masa mendatang.



Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di saat kondisi normal terkadang memang tidak bisa dilakukan di masa kehamilan. Bagi Anda yang sering mendonorkan darahnya, tentu saja tidak bisa melakukan donor darah ketika sedang hamil. Meskipun begitu, Anda tetap bisa melakukan kegiatan donor darah ini ketika Anda menjalani program kehamilan, karena banyak sekali manfaat donor darah bagi kesehatan.

Program hamil bukanlah sesuatu yang ditakutkan bagi seorang wanita yang sudah menikah. Menjalani program hamil dengan bahagia akan membantu kesuksesan dan kelancaran dalam menanti amanah dariNya. Beberapa info kesehatan lain bisa dibaca di website DokterSehat.

Comments

Popular posts from this blog

Wardah Aloe Vera Gel : Satu Gel untuk Semua Kebutuhan

Review: Masker Beras Series Byvazo

Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm