Posts

Showing posts from June, 2017

BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK

Image
ditulis dari sumber kultele GeMa CerMat Kemenkes RI

ANTIBIOTIK seringkali dijadikan sebagai 'obat dewa' oleh masyarakat. Masyarakat menganggap bahwa antibiotik merupakan obat yang bisa mempercepat penyembuhan seseorang.

Sebagaimana fungsinya, antibiotik merupakan obat untuk mematikan/menghambat pertumbuhan BAKTERI, bukan virus

KETIKA MINUM ANTIBIOTIK APA YANG TERJADI?
Misal, dalam tubuh ada sedikit bakteri jahat yang tidak membahayakan tubuh dan selebihnya bakteri baik yang alami ada dalam tubuh,

Setelah minum antibiotik,
Selang 20-30 menit, bakteri  baik akan musnah  dan bakteri jahat akan bertahan karna sudah resisten.
Bakteri jahat terus membelah diri, karna sudah tidak ada lagi bakteri baik yang melawan untuk mempertahankan sistem imun tubuh, bakteri jahat terus berkembang biak

Dibutuhkan antibiotik jenis baru untuk membunuhnya.
Jika bakteri terus menerus resisten, akhirnya akan menjadi SUPERBUG (bakteri resisten yang sudah sangat kebal dengan antibiotik bahkan bisa menye…

BELAJAR MENGOBSERVASI

Malam ini, Aan tiba-tiba bilang
šŸ‘¦:"atit, atit" (sakit, sakit)
šŸ‘©: "sakit kenapa dek?"
šŸ‘¦: "wawah, wawah" (jatuh, jatuh)
šŸ‘©: "wawah ten pundi?"
(Jatuh dimana?)
šŸ‘¦: "ning kono"
(Di sana)
šŸ‘©: "nangis mboten?"
(Nangis tidak?)
šŸ‘¦: "nangis"
šŸ‘©: "nangise pripun?"
(Nangisnya gimana?)
šŸ‘¦: huhuhu

 untuk menginterogasi anak tidak perlu dengan nada tinggi apalagi dengan emosi.
Anak hanya butuh kelembutan dam kesabaran dari seorang ibu. 

Mengobservasi kejadian yang dialami anak perlu dengan intonasi ramah, tidak dengan emosi, penuh empati. Berharap kelak si anak akan tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan tidak merasa terintimidasi tiap diobservasi orangtuanya. Karena apa yang dilakukan di hari ini, itulah yang akan dituai di hari esok. Sama seperti apa yang kita lakukan kepada anak hari ini akan membawa kepribadiannya di hari dewasanya kelak.

Dan orangtuanya ini harus lebih banyak belajar lagi tentang mengobservasi šŸ˜‚

AYO NAK KAMU PASTI BISA

Image
Sore tadi, setelah si anak menikmati makanannya, si anak minta susu uht, sambil bilang "iso buka wewe" (bisa buka sendiri)

Saya amati si anak sedang berusaha memasukka sedotan ke lubangnya

Nampak kesulitan, dan saya pun menyemangatinya , "adek saged" (adek bisa)



Kemudian, saya pun melihat kenapa dari tadi tak bisa masuk. Setelah saya liat ternyata sedotannya sudah tumpul karna terlalu lama dipakai untuk menusuk ke lubang sedotan uht. Padahal lubangnya sudah bolong sedikit

"Mriki nang, tak bantu"

Sambil membantu dan menuntunnya saya ajari menusukkan sedotan ke lubang sedotannya

Dan

Yes, berhasil
Horeeeeee

*****

Mungkin aktivitas sederhana seperti itu terlihat mudah bagi kita. Tapi untuk anak yang masih berkembang motorik halusnya harus sering distimulasi agar semakin terasah

Tak hanya stimulasi, cara komunikasi kita ke anak yang selalu positif, dan mengubah kata 'tak bisa' dibenak anak menjadi 'bisa' akan lebih terpatri dalam ingatan bahwas…

GOOD JOB NAK

Tantrum,
Mungkin jadi makanan sehari-hari untuk para emak-emak

Urusan rumah tangga yang seabrek ditambah dengan meledaknya tantrum anak tak serta merta membuat para emak kelimpungan

Ya, terkadang saya pun merasa capek, emosi meledak. Yang dibutuhkan saat itu hanya kewarasan, ya harus waras

Menenangkan pikiran menjadi kunci saya saat mengalami kejadian seperti itu. Dan berharap si 'inner child' tak menari-nari lagi

****

Seharian ini, alhamdulillah saya terbantu dengan kerja sama si anak. Sebelumnya memang sudah sering disounding agar tak rewel saat ayahnya pergi bekerja

Pembawaannya tenang, main kesana kemari. Bercandaan

Dan saat tengah hari tiba, coba mengobrol dengan anak

šŸ‘©: adek ayah (denger suara motor)
šŸ‘¶: dudu, ayah ndak (ayah tindak)
šŸ‘©: tindak pundi dek?
šŸ‘¶: skolah
šŸ‘©: adek mboten nderek?
šŸ‘¶: ayah kerja

Alhamdulillah, baru kali ini si anak tak langsung menangis mencari ayahnya

Good job nak

šŸ‘©: adek pinter, mboten nangis, mboten rewel, nek pipis matur. Pinter
šŸ‘¶: sipp

*…

TOILET TRAINING KAMU PASTI BERHASIL NAK

Masih dalam rangka perjalanan toilet training si anak. entah dari kemarin siang tiap anak tidur pasti ngompol, berlanjut hingga kemarin malam. alhasil, sprei yang baru saja diganti harus diganti kembali.
Kembali pagi tadi saya pun bercerita dan berbicara kepadanya tentang toilet training. kapan harus bilang pipis, dan apa yang harus dilakukan anak sebelum tidur. ada saatnya memang anak lupa atau saya yang lupa menanyakan "adek, pengen pipis?". dan saat ini pun yang saya pikirkan bukan mengapa anak mengompol, tapi bagaimana anak tidak mengompol dan itu konsisten.
Pembicaraan dengan anak memang harus dilakukan dari hati ke hati, tidak bisa dengan emosi negatif, harus dengan memahami perasaannya, dan pastinya harus menggunakan suara yang ramah.

Berbicara dengan emosi yang meledak-ledak justru akan memancing emosi anak. Anak menjadi susah diatur dan kurang bisa dikendalikan tingkah lakunya.
Alhamdulillah, cara tersebut berhasil untuk anak saya dalam seharian ini. Anak tidak men…

MAMAH CERITAIN YA NAK

Masih sering anak tantrum saat ayahnya berangkat kerja. Pengennya si anak dia ikut ke sekolah ayahnya, bermain di sana dan dekat dengan ayahnya,

Biasanya saat tidak ada UKK seperti saat ini, ayahnya bolak-balik sekolah-rumah

Berhubung dengan adanya UKK, ayahnya harus standby ngawasi UKK sampai jam UKK selesai

Alhasil,
Si anak tantrum. Menangis dan menjerit minta diantarkan ke sekolah ayah.

****

Dan kemudian, karna saya di rumah pun hanya seorang diri. Saya pun teringat saat zaman dulu. Saya pun pernah merasakan apa yang anak saya rasakan saat ini

Ingin bertemu dengan ibu yang berangkat kerja. Tidak mau ditinggal di rumah. Pokoknya harus deket terus sama ibu

Pengalaman seperti ini pun saya ceritakan ke anak. Anak nampak antusias mendengarkan cerita

Saya pun bercerita bahwa dulu saya pun sering nangis saat ibu berangkat kerja. Pengennya ikut terus. Saya jelaskan ke anak bahwa ada kalanya saat orangtua bekerja, kita tidak diperkenankan untuk ikut. Kalau ada waktu senggang kita boleh ikut…

Kendalikan Intonasi Suaramu bu

Seharian ini mencoba toilet training untuk anak saya dengan 2 metode
1. Pagi hari setelah bangun tidur, mencoba menerapkan metode komunikasi produktif dengan mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara ramah. Hasilnya memang anak jadi lebih gampang untuk menjalani toilet training. Bahkan saat BAB kurang tuntas, si anak meminta lagi untuk ditatur
Intonasi ramah ini pun saya gunakan lagi siang sampai sore hari. Alhamdulillah, hasilnya pun sesuai harapan, anak menjalani toilet training dengan sukses

2. Perjalanan toilet training anak saya memang tak selalu berjalan mulus. Dalam seminggu pun terkadang masih ngompol di malam hari. Ataupun ngompol di pagi hari
Untuk membuktikan apakah hasil komunikasi berpengaruh dengan proses toilet training anak, saya mencoba di pagi hari berlagak agak galak. Hehe
Bener-bener hasil di luar ekspektasi saya. Anak saya mengompol 2x

****

Sungguh, bahwa komunikasi adalah gerbang awal mendidik anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai fitrahnya.
Fitrah dim…

KATAKAN APA YANG DIINGINKAN

Sore tadi, saat Aan bermain dengan sepupunya terdengar suara adzan ashar.

Aan aku sounding untuk nanti setelah ashar ikut TPQ di mushola dekat tempat tinggal.

"Adek mangke nderek ngaji ten pondok nggih"
(Adek, nanti ikut ngaji di mushola ya)

Setelah shalat jamaah ashar selesai Aan saya beritahu bahwa TPQ akan segera dimulai

Dan ternyata, dia sudah berlari menuju mushola
Alhamdulillah..

****

Malam ini, malam kedua shalat tarawih bareng anak di mushola dekat rumah. Karna sebelum-sebelumnya Aan sudah terlelap dulu saat adzan isya berkumandang

Sebelumnya Aan main ke tempat tetangga. Berhubung dia masih punya kekuatan ekstra, aku sounding dia
"Adek mangke nderek terawih bareng mamah yok"
(Adek nanti ikut terawih bareng mamah ya)

Alhamdulillah
Untuk kedua kalinya, Aan masih kuat untuk terawih di mushola, meski gak sampe full. Tapi di sana dia mempunyai pengalaman menakjubkan bagi kami, orangtuanya

Aan berani bilang ke mbak-mbak yang tidak ikut terawih
"Sholat, shola…

KELOLA EMOSI YUK

Image
Emosi yang merupakan kumpulan perasaan yang mendorong seseorang melakukan sesuatu. Dimana emosi ini terkadang berkonotasi ke arah yang lebih negatif

Dimana dalam mendidik anak pun kita harus pandai-pandai mengelola emosi. Mengelola pikiran dan perasaan kita agar saat terjadi pemicu, tingkah laku kita menjadi semakin adaptif.

****

Seharian ini berusaha menerapkan tahapan komunikasi produktif dengan pengelolaan emosi.

Berusaha legowo saat si anak bertindak tidak sesuai dengan harapan.

Apalagi di saat Ramadhan seperti ini, mengelola emosi dengan baik akan menjadi salah satu diterimanya amal ibadah puasa kita, jika kita bisa mengelola kemarahan kita.

Adakalanya suara kita meninggi, pukulan ke arah anak kita melayang, ataupun sikap kasar kita kepada anak. Benar-benar harus dikelola dengan baik

Saat emosi sudah terkelola dengan baik. Tak jarang banyak keuntungan yang dapat kita petik dari kesabaran kita dalam mengelola emosi.

Memang praktik pengelolaan emosi yang bisa menghasilkan komunikas…

AYO BANTU MAMAH NAK

Image
Salah satu indikator perkembangan anak usia 1-2 tahun adalah melaksanakan beberapa perintah sederhana

****

Pagi ini Aan sarapan sendiri setelah beberapa suap harus dibantu

"Wewe, wewe" (sendiri, sendiri) begitu katanya

Meski ada nasi dan lauk yang tumpah. Itu tak apa untuk melatih kemandiriannya

Kemudian saya pun mensiasatinya dengan meminta bantuannya

"Adek, disapu nggih, kotor"
Kemudian mengambil sapu dan disapulah itu lantai yang terkena ceceran nasi

"Dek, ana eek cicak iki, disapu nggih"

"Endi?" (mana) jawabnya

Sambil ditunjukkan kotoran cicak dan kemudian di sapu

Done, urusan sapu menyapu selesai

Tinggal botol minumnya yang gelundung

"Dek, botole pundhut nggih"

Dan kemudian botol minumnya pun diambil



****

Setelah adek bangun tidur pagi

Saya bersiap menyiapkan snack camilan pagi ini. Mulai menggoreng, dan Aan minta minum. Saya ambilkan susu UHT di gelasnya. Gelas diletakkan di lantai tepat di dekat saya.

Tak sengaja saya menumpahka…

APA PILIHANMU NAK?

Image
Boleh jadi saat ada keinginan anak tak tersampaikan, sehingga saat muncul menjadi meledak-ledak

Tantrum..
Saat dimana seorang ibu diminta lebih bersabar dalam menghadapi anaknya
Saat dimana seorang ibu dituntut tidak terpancing emosinya

****

Seperti kemarin (31/5), saat dimana sang ayah hendak berangkat bekerja. Saat itupula Aan (22m) meraung-raung ingin ikut ayahnya. Mungkin jika saat itu ayah tak sedang mengawasi ujian semester, aku akan mengijinkannya untuk ikut bersama ayahnya.

 Karna ayah tak mungkin mengajaknya ke sekolah. Aku mendiamkannya hingga tangisannya mereda. Saat seperti inilah kesabaran seorang ibu diuji, tak boleh kepancing emosi šŸ™…

Setelah lumayan mereda, aku ajak ngobrol. Aku beri pilihan, mau makan apa mau liat ikan. Jawabnya, "lok iwak" (liat ikan)

Ok, aku turuti kemauan si anak, sambil iseng juga menyuapinya (sambil menyelam minum air) šŸ™ˆ

Ternyata makanan yang dimakan cuma sedikit, di situ saya merasa sedih šŸ˜¢

Aku tanya lagi, "adek pengen pakpung?…