Menyikapi Beauty Hacks yang Sedang Tren

Gambar
Di zaman yang serba modern ini, penggunaan teknologi bisa digunakan oleh siapapun. Hanya saja, terkadang banyak disinformasi dari beragam postingan yang tersebar di media sosial.Kemudahan dalam melakukan posting, tanpa ada filter untuk menyaring apapun seringkali menjadikan postingan tersebut trending. Apalagi jika hal yang dilakukan menghasilkan dampak bagi dirinya sendiri. Bukan tak mungkin hal tersebut ditiru oleh orang lain. Hal ini juga berlaku di dunia kecantikan. Banyak hacks di bidang kecantikan yang populer dan ternyata juga diikuti oleh yang lain. Hanya saja, tidak semua hacks yang ada bisa menimbulkan dampak yang baik di kulit wajah kita.Beberapa Contoh Beauty HacksKemudahan mengakses teknologi memunculkan banyak beauty hacks yang dilakukan oleh beauty enthusiast. Biasanya lebih banyak tersebar di Instagram maupun TikTok. Nah, beberapa beauty hacks yang populer di antaranya.Oil plugsBeberapa akhir ini populer dengan hacks mengenai oil plugs. Caranya adalah dengan menggunaka…

Kelas Ulat-Ulat : Bekal untuk Buddy-ku



Ternyata minggu ini merupakan minggu terakhir kelas ulat-ulat. Setelah melihat tantangan, ada rasanya pengen skip aja kali ini. Apalagi ngepasi bayi lagi GS. Hehe

Setelah melewati masa perenungan, akhirnya aku putuskan untuk tetap lanjut dan Alhamdulillah pencarian buddy kali ini berjalan lancar.

Saya bertemu dengan mbak Anita Amalia dari IP Kalsel. Saling pedekate, meski sama-sama memiliki 2 balita dan masih belajar tentang manajemen waktu, akhirnya kami saling mengutarakan rasa selama ikut kelas Bunda Cekatan.

Jadi, dari mbak Anita Amalia inilah saya belajar banyak tentang arti perjuangan. 

Mbak Anita Amalia sendiri di Bunda Cekatan fokus ke manajemen waktu, finansial, dan emosi. Beliau ikut di grup manajemen emosi dan finansial. Sebagai camilannya, beliau ikut kelas mengemudi dan temanda.

Untuk kelas favoritnya sendiri adalah kelas mengemudi. Tinggal menambah jam terbang saja untuk bisa mahir mengemudi. Sedangkan di kelas utamanya, beliau nyicip di kelas manajemen konflik dan bisnis.

Hampir sama dengan saya, karena keterbatasan waktu buka grup WA, akhirnya ngincip. Tetapi untuk kelas bisnis, ternyata sangat aplikatif untuk diterapkan di bisnis beliau.

Karena beliau gabung di grup temanda, saya memberikan bekal berupa buku 'Islamic Montessori' sebagai bekal di Kelas Kepompong nantinya. Selain bisa dipraktekkan ke anak. Dengan buku ini semoga bisa melatih manajemen waktu dan emosi beliau.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu8
#materi8
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Toko Perlengkapan Bayi di Shopee

Review: Masker Beras Series Byvazo

Wardah White Secret Series, Skincare Aman dan Halal